Ibu Kota Negara

Pembangunan IKN di Kaltim Era Prabowo Subianto Dipastikan Tetap Jalan, Tapi Lebih Lambat

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim), dipastikan tetap dilanjutkan pada era kepemimpinan Prabowo Subianto.

KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER
ISTANA GARUDA DI IKN - Suasana Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan latar belakang Istana Garuda dan Istana Negara. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim), dipastikan tetap dilanjutkan pada era kepemimpinan Prabowo Subianto.

Kendati demikian, pembangunan IKN di era Prabowo Subianto, akan berjalan lambat.

Hal ini diungkapkan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.

Dody Hanggodo mengungkapkan, pembangunan IKN masih tetap jalan namun proses pembangunannya akan lebih lambat daripada sebelumnya.

Baca juga: Mahakam Ulu Siap Jadi Superhub Ekonomi, Peluang Emas Pasca Penetapan IKN Nusantara

Baca juga: Sederet Temuan BPK di Proyek IKN Kaltim, Sewa Kapal Tongkang Tak Terkendali hingga Harga Batu Split

Hal itu lantaran saat ini pemerintah akan lebih fokus untuk mengurusi swasembada pangan dan energi.

"Dari hasil diskusi dengan Pak Presiden (Prabowo) dalam beberapa kesempatan, untuk IKN tetap akan kita teruskan, tapi mungkin kecepatannya tidak seperti dulu," kata Dody dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (20/10/2024).

Dody mengaku Presiden Prabowo Subianto khawatir apabila perang semakin memanas sementara Indonesia belum bisa swasembada pangan.

Apabila kondisi itu terjadi, ketika Indonesia masih menggantungkan sejumlah komoditas pangan ke impor RI, akan mengalami kesulitan.

Baca juga: BPK Endus Masalah di Proyek IKN Kaltim, Kementerian PU Dapat 51 Rekomendasi

"Dikhawatirkan akan menjadi permasalahan sosial yang akan lebih besar. Makanya ketahanan pangan menjadi fokus utama," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti memastikan bahwa IKN akan tetap dilanjutkan.

Namun memang ia membenarkan bahwa pemerintahan saat ini lebih berfokus pada swasambada pangan.

"Kalau untuk IKN, kan Pak Presiden bilang bahwa tetap akan dilanjutkan. Tetapi beliau memang saat ini lebih memperhatikan untuk pangan. Kalau itu tidak dilanjutkan, nanti kan bahaya. Dan kita tetap harus melanjutkan, ini komitmen dari Bapak Presiden," ujar Diana.

Baca juga: Politisi Golkar Kaltim Respons Isu Prabowo Tak Sebut IKN Nusantara di Pidato Presiden Perdana

Untuk diketahui Realisasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) terhitung mulai 1 Januari 2024-25 Oktober 2024 adalah Rp 41,90 triliun.

Angka tersebut setara dengan pelaksanaan paket fisik sebesar 57,8 persen dari alokasi untuk proyek IKN tahun 2024.

Anggaran Melanjutkan Pembangunan IKN

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 15 triliun untuk melanjutkan pembangunan IKN tahun depan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Baca juga: Rencana Sidang Paripurna DPR/MPR 2028 Digelar di IKN, Bagaimana Progres Proyek Gedungnya saat Ini?

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved