Berita Kukar Terkini
Aksi Maling Bobol Konter di Loa Kulu Kukar, Bawa Kabur Voucher Data hingga Gasak CCTV
Aksi pencurian menggemparkan Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Aksi pencurian menggemparkan Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Pada Rabu dini hari, 18 Desember 2024, Konter Yazid Cell 3 yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman RT 3 menjadi sasaran seorang pelaku yang dengan berani melancarkan aksinya di tengah malam buta.
Pelaku yang diketahui berinisial H (37), warga Desa Loa Kulu Kota, menggunakan obeng besar untuk membongkar jendela konter.
Dalam waktu singkat, ia berhasil membawa kabur berbagai barang berharga, mulai dari slop rokok, kartu data internet dari berbagai operator, parfum, kalkulator, hingga CCTV.
Baca juga: Ahmad Gagalkan Percobaan Pencurian di Balikpapan, Pelaku Tinggalkan Motornya yang Mogok
Tidak tanggung-tanggung, H bahkan membawa karung plastik untuk memuat hasil curiannya, seolah sudah mempersiapkan aksinya dengan matang.
Pada malam kejadian, seorang warga setempat bernama Muhammad Yudi sempat mendengar suara mencurigakan di sekitar lokasi konter.
Namun, karena suasana malam yang sunyi, ia mengira suara tersebut hanyalah hal sepele dan memutuskan kembali tidur.
Ketika pagi menjelang, karyawan konter, Zami, menemukan bahwa jendela konter telah dibongkar.
Ia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik konter, Rina Wati, yang segera menghubungi pihak kepolisian.
Baca juga: Kronologi Kasus Pencurian di ATM Kawasan Pabrik PT KMS PPU, Tabungan Puluhan Juta Rupiah Raib
Mendapat laporan tersebut, Polsek Loa Kulu bergerak cepat. Tim Kolomonggo Unit Reskrim yang dipimpin oleh AIPTU Ferindra Dwi Laksono segera melakukan penyelidikan.
Dalam operasi penuh ketegangan ini, kecurigaan mengarah kepada H, seorang warga yang dikenal licin dan sering membuat resah lingkungan.
Pada Sabtu, 21 Desember 2024, Tim Kolomonggo bergerak ke wilayah Samarinda untuk mengumpulkan informasi tambahan.
Dalam interogasi terhadap seorang saksi bernama Ijul, polisi mendapat petunjuk kuat yang mengarah pada keterlibatan H sebagai pelaku utama.
Puncak operasi terjadi pada Minggu dini hari, 22 Desember 2024.
Dalam penggerebekan yang berlangsung di kediaman H, polisi berhasil menemukan barang bukti yang menguatkan dugaan mereka.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.