Berita Mahulu Terkini

182 Jembatan Sudah Dibangun di Mahulu Kaltim, Ini Rinciannya

Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur terus berupaya memperkuat konektivitas wilayah dengan membangun ratusan jembatan

Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI
BANGUN JEMBATAN - Jembatan Long Gelawang, Kecamatan Laham, Kabupaten Mahulu (15/1/2024) lalu. Kadis PUPR Mahulu, Didik Subgja mengatakan Pemkab Mahulu terus berupaya memperkuat konektivitas wilayah dengan membangun ratusan jembatan di berbagai titik strategis (TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI) 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG -  Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur terus berupaya memperkuat konektivitas wilayah dengan membangun ratusan jembatan di berbagai titik strategis. 

Hingga 2024, sebanyak 182 jembatan telah berdiri, menghubungkan kawasan perbatasan, jalan poros utama, serta akses antar-kampung di daerah yang didominasi bentang alam bergelombang dan aliran sungai besar.  

"Sejumlah jembatan sedang dibangun oleh pemkab, pemprov, maupun pusat. Ini adalah struktur penting bagi konektivitas wilayah," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mahulu, Didik Subgja, Senin (3/2/2025). 

Dari hasil survei terbaru yang dilakukan Pemkab Mahulu, 182 jembatan tersebut terdiri atas 150 jembatan kayu, 26 jembatan beton, dan tiga jembatan kabel. 

Meskipun sebagian besar masih berbahan kayu, pemerintah terus mengupayakan pembangunan jembatan dengan konstruksi lebih kokoh.  

"Karakteristik bentang alam Mahulu yang bergelombang serta banyaknya sungai besar dan kecil menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur," ucapnya.  

Baca juga: Jalur Trans Kalimantan Jadi Tulang Punggung Perekonomian, Bupati Mahulu Minta Pembangunan Dipercepat

Sebagai bagian dari 10 program prioritas pembangunan daerah, Mahulu telah menyelesaikan beberapa jembatan dengan konstruksi beton dan rangka baja sejak 2021 hingga 2024. 

Keberadaan jembatan-jembatan ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan perekonomian lokal.  

"Kami terus berupaya memastikan aksesibilitas yang lebih baik bagi masyarakat Mahulu. Infrastruktur ini tidak hanya mempermudah perjalanan, tetapi juga membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah," tambahnya.  

*Infrastruktur Baru Hubungkan Kampung dan Perbatasan*

Pembangunan ini dilakukan dari berbagai sumber anggaran baik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mahulu, APBD Provinsi Kalimantan Timur, maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), berbagai proyek strategis telah dan sedang dikerjakan demi memperlancar mobilitas masyarakat.  

"Jembatan bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi juga penghubung kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, kami terus mengupayakan pembangunan yang merata di seluruh Mahulu," ujarnya. 

Salah satu proyek besar yang rampung pada 2023 adalah Jembatan Gantung Datah Suling sepanjang 110 meter. 

Jembatan ini menjadi jalur vital bagi 13 kampung di Kecamatan Long Pahangai, memberikan akses yang lebih mudah bagi warga dalam aktivitas sehari-hari.  

"Keberadaan jembatan ini sangat strategis, terutama bagi masyarakat di Long Pahangai yang sebelumnya mengandalkan transportasi air dengan risiko tinggi," jelasnya.  

Selain itu, Pemkab Mahulu juga telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Long Pakaq yang didanai melalui APBN. 

Tak berhenti di situ, pemerintah daerah sedang mengusulkan proyek baru, yaitu Jembatan Gantung Matalibaq di Kecamatan Long Hubung, yang diharapkan dapat segera terealisasi.  

"Kami terus mengusulkan pembangunan jembatan tambahan, termasuk Jembatan Gantung Matalibaq, untuk meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat Mahulu," imbuhnya.  

Baca juga: Pemkab Mahulu Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Bupati Sebut Infrastruktur Jadi Tantangan Utama

Dengan adanya berbagai pembangunan ini, Pemkab Mahulu berharap akses antarwilayah semakin terbuka, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di salah satu kabupaten termuda di Kalimantan Timur. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved