Berita Kaltim Terkini
Mendikti Saintek Siap Bersinergi dengan Komisi X DPR, Percepat Transformasi Pendidikan dan Ristek
Mendikti Saintek yang baru Prof Brian Yuliarto siap bersinergi dengan Komisi X DPR RI, percepat transformasi pendidikan serta riset dan teknologi.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Komisi X DPR RI menggelarrapat Kerja perdana dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) yang baru, Prof Brian Yuliarto, Rabu (26/2/2025).
Momen ini diharapkan Komisi X untuk bisa menyampaikan berbagai harapan serta evaluasi terhadap kebijakan pendidikan tinggi, riset, dan inovasi di Indonesia.
Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan DPR guna memastikan kebijakan pendidikan tinggi dan riset berjalan efektif dan inklusif.
“Kami menyambut baik kehadiran Menteri dan jajaran barunya. Ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk menyelaraskan visi dalam meningkatkan akses, kualitas, dan relevansi pendidikan tinggi serta penelitian di Indonesia,” ungkapnya, Kamis (27/2/2025).
Baca juga: Tanggapan Anggota DPR RI Hetifah Terkait Pemberian Konsesi Pertambangan ke Perguruan Tinggi
Politikus Partai Golkar ini juga mengatakan bahwa dalam rapat ini dibahas sejumlah isu strategis.
Di antaranya adalah peningkatan akses pendidikan tinggi di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T); pemerataan beasiswa, serta penguatan ekosistem riset dan inovasi.
“Pun kami sampaikan pentingnya peningkatan kesejahteraan dosen dan tenaga pendidik, baik dalam aspek kesejahteraan ekonomi maupun peningkatan kapasitas akademik,” terangnya.
Menanggapi berbagai masukan dari Komisi X DPR RI Prof Brian Yuliarto mengatakan bahwa sebagai mitra kerja strategis, tentu berkomitmen untuk membangun kebijakan pendidikan tinggi dan riset yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada kemajuan bangsa.
Baca juga: Legislator DPR RI Sebut Konsesi Tambang Kampus Bisa Picu Konflik, Hetifah Pertanyakan Independensi
Mendikti Saintek siap untuk terus berdiskusi dan berkolaborasi dengan DPR RI dalam merancang kebijakan yang adaptif terhadap tantangan global.
"Serta memastikan bahwa hasil riset dapat lebih banyak diimplementasikan dalam dunia industri dan masyarakat,” kata Hetifah.
“Komisi X DPR RI juga akan terus mengawal kebijakan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi agar semakin inklusif, inovatif, serta mampu meningkatkan daya saing bangsa di tingkat global,” lanjutnya.
Hetifah berharap dengan kepemimpinan Mendikti Saintek yang baru, sinergi antara pemerintah dan DPR semakin erat demi kemajuan dunia pendidikan dan riset di Indonesia.
Hadir pula dalam rapat dua Wakil Menteri Dikti Saintek, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., dan Prof. Stella Christie, Ph.D., beserta jajaran pejabat kementerian.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250227_Ketua-Komisi-X-DPR-RI-Hetifah-Sjaifudian-memimpin-rapat-perdana-bersama-Mendikti-Saintek.jpg)