Berita Bontang Terkini
Walikota Bontang Neni Moerniaeni Canangkan Program Religius di Sekolah
Walikota Bontang, Neni Moerniaeni, menggulirkan sejumlah kebijakan dalam 100 hari pertamanya menjabat
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG – Walikota Bontang, Neni Moerniaeni, menggulirkan sejumlah kebijakan dalam 100 hari pertamanya menjabat.
Salah satu fokus utamanya adalah penguatan nilai-nilai religius di sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
Neni menginstruksikan seluruh sekolah di Kota Bontang untuk mewajibkan siswa membaca Al Quran dan melaksanakan Salat Dhuha sebelum jam pelajaran dimulai.
Ia mengungkapkan, kebijakan ini telah diperkuat melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota dan akan diterapkan secara bertahap di sekolah-sekolah di Bontang, Kalimantan Timur.
Baca juga: Neni Moerniaeni Targetkan Nol Kemiskinan Ekstrem di Bontang dalam 100 Hari Kerja
Menurutnya, kebiasaan ini dapat membentuk mental yang lebih baik dan berdampak positif pada perkembangan moral serta kecerdasan siswa.
"Membiasakan anak-anak membaca dan memahami Alquran sebelum belajar bukan hanya soal ibadah, tapi juga membentuk karakter disiplin dan ketenangan dalam berpikir," ujar Neni Moerniaeni saat diwawancarai TribunKaltim.co, Rabu (5/3/2025).
Selain itu, Neni menerapkan aturan Wajib Belajar 19.00-21.00, di mana siswa diharapkan fokus belajar di rumah pada jam tersebut tanpa gangguan aktivitas lain, termasuk menonton televisi atau bermain gawai.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Bontang.
"Dua jam belajar di malam hari cukup untuk mengulang pelajaran di sekolah. Kami ingin orang tua juga ikut mengawasi dan membangun kebiasaan ini bersama anak-anak mereka," kata Neni Moerniaeni.
Baca juga: KPU Sebut Pelantikan Walikota Bontang Neni Moerniaeni Dijadwalkan 10 Februari 2025
Neni berharap seluruh pihak, termasuk tenaga pendidik dan orang tua, dapat mendukung program ini demi masa depan generasi muda yang lebih baik.
"Dua kebijakan ini adalah bagian 17 program prioritas yang Insya Allah kita maksimal bisa berjalan 100 kerja pertama saya bersama Pak Agus Haris," ujar Neni Moerniaeni. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.