Selasa, 19 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

Masih Banyak Kendaraan yang Bermasalah usai Isi BBM, DPRD Kaltim Sebut Hasil Sidak Prematur

Masih banyak kendaraan yang bermasalah usai isi BBM, DPRD Kaltim sebut hasil sidak prematur.

Tayang:
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Diah Anggraeni
HO/DPRD Kaltim
BAHAN BAKAR MINYAK - Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle (kanan) dan anggota Komisi II DPRD Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin (kiri) saat menghadiri rapat beberapa waktu lalu. Keduanya angkat suara terkait persoalan BBM bermasalah di sejumlah SPBU yang membuat kendaraan masyarakat rusak.(HO/DPRD KALTIM) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) merasa tak puas dengan tanggapan Pertamina terkait keluhan masyarakat.

Meski Pertamina telah berkali-kali menyatakan Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo sudah memenuhi standar Kementerian ESDM, namun warga di beberapa daerah di Kaltim masih mengeluhkan kendaraannya tersendat hingga mati mesin usai isi bahan bakar minyak (BBM).

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle mengatakan, hasil pemeriksaan BBM di sejumlah SPBU nilainya masih prematur.

Ia menilai bahwa faktanya masih banyak kendaraan yang bermasalah pasca mengisi BBM di SPBU.

Namun demikian, ia tidak menuduh langsung pihak-pihak tertentu.

Baca juga: Komisi II DPRD Kaltim Desak Pertamina Selesaikan Tata Kelola Niaga BBM yang Dikeluhkan Masyarakat

Praduga tak bersalah tetap diutamakan pihaknya dalam menganalisis suatu permasalahan.

Masih ada beberapa kendaraan yang bermasalah setelah Pertamina dan kepolisian menyatakan tidak menemukan indikasi BBM oplosan hasil sampel beberapa SPBU.

“Ya, kenapa saya nyatakan kalau itu prematur, karena faktanya masih ada kendaraan yang bermasalah setelah pernyataan itu,” tegasnya, Sabtu (5/4/2025).

Seluruh masyarakat juga diajaknya jangan menyalahkan pihak tertentu, karena pihaknya akan memanggil pihak terkait mendalami masalah ini.

Saat disinggung soal rencana membuka peluang bagi kompetitor Pertamina penyedia BBM di SPBU, ia mengungkapkan tidak menutup kemungkinan.

Baca juga: Banyak Kendaraan Rusak usai Isi Pertamax, Komisi III DPRD Kaltim Desak Pertamina Periksa SPBU

Peristiwa ini membuat Komisi II juga dapat memberikan intervensi kepada pemerintah pusat agar membuka peluang tersebut.

“Kalau sudah ada kompetitor ini saling mengedepankan kualitas, karena kalau ada kejadian seperti ini kasian masyarakat harus mengisi ke mana lagi yang bisa dipercaya,” tandas Politisi Gerindra Kaltim ini.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin mengungkapkan, pihaknya akan segera mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Pertamina dan memanggil perwakilan dari beberapa SPBU di Samarinda.

“Iya, kita akan rencanakan RDP pada Rabu (9/4/2025) mendatang, ini menyikapi dugaan BBM oplosan yang ramai belakangan ini,” imbuhnya.

RDP akan dilakukan untuk mengidentifikasi persoalan kendaraan jadi bermasalah usai isi BB di SPBU yang membuat gaduh masyarakat.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved