Rabu, 29 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Samarinda Kaltim Mengkhawatirkan

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Samarinda mencapai titik mengkhawatirkan sepanjang tahun 2025. 

Tayang:
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Budi Susilo
HO/Ayunda
KEKERASAN ASUSILA SAMARINDA - Psikolog UPTD PPA Samarinda, Ayunda Ramadhani. Ia menjelaskan lonjakan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Samarinda tahun 2025 dan menegaskan pentingnya pendampingan psikologis bagi korban sebagai langkah awal pemulihan. (HO/Ayunda) 

Usia 6-12 tahun: 4 korban laki-laki dan 13 korban perempuan.

Usia 13-17 tahun: 7 korban laki-laki dan 15 korban perempuan.

Usia 18-24 tahun: 9 korban perempuan, tanpa korban laki-laki.

Usia 25-44 tahun: 16 korban perempuan—jumlah tertinggi di antara semua kelompok usia, tanpa korban laki-laki.

Usia 45-59 tahun dan 60+ tahun: Tidak terdapat korban tercatat, baik laki-laki maupun perempuan.

Ketimpangan antara jumlah korban laki-laki dan perempuan tampak mencolok, terutama pada kelompok usia 6–12 tahun serta 25–44 tahun, yang menjadi dua klaster dominan dalam angka kekerasan terhadap perempuan.

Kondisi semakin mengkhawatirkan jika melihat data spesifik kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Sepanjang 2025, kasus KDRT yang ditangani UPTD PPA juga menunjukkan dominasi korban perempuan di hampir seluruh kelompok usia.

Usia 0-5 tahun: 2 korban laki-laki dan 1 korban perempuan.

Usia 6-12 tahun: 2 korban laki-laki dan 2 korban perempuan.

Usia 13-17 tahun: 4 korban perempuan; tidak ada korban laki-laki.

Usia 18-24 tahun: 3 korban perempuan; tidak ada korban laki-laki.

Usia 25-44 tahun: 13 korban perempuan—angka tertinggi dalam kategori KDRT; tidak ada korban laki-laki.

Usia 45-59 tahun dan 60+ tahun: Tidak tercatat adanya korban.

Ayunda menilai bahwa tingginya angka kekerasan yang terjadi pada remaja dan perempuan usia produktif harusnya menjadi perhatian serius. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved