Lifestyle
10 Manfaat Teh untuk Kesehatan dan Kandungan Nutrisinya, Dapat Mengurangi Risiko Diabetes
Teh adalah minuman yang dihasilkan dengan cara menyeduh daun muda dan kuncup daun tanaman Camellia sinensis dalam air yang baru direbus.
TRIBUNKALTIM.CO - Teh adalah minuman yang dihasilkan dengan cara menyeduh daun muda dan kuncup daun tanaman Camellia sinensis dalam air yang baru direbus. Jenis teh yang utama meliputi teh hitam, hijau putih dan oolong.
Masing-masing memiliki rasa dan karakteristik yang unik, tergantung pada asal daun dan metode pengolahannya, termasuk apakah daun tersebut difermentasi (teh hitam), tidak difermentasi (teh hijau dan putih), atau semi-fermentasi (teh oolong).
Meskipun sering disebut sebagai teh, infus herbal dan rooibos dibuat dari tanaman yang berbeda, sehingga tidak menawarkan manfaat kesehatan yang sama seperti secangkir teh tradisional.
Kandungan Nutrisi Teh
Satu porsi (225ml) teh hitam dengan susu mengandung sekitar:
Baca juga: Manfaat Kandungan Nutrisi Daging Ayam untuk Kesehatan, Dapat Meningkatkan Penurunan Berat Badan
- 8 Kkal/32KJ
- 0,4 gram protein
- 0,4g lemak
- 0,5g karbohidrat
- 0,5g gula
- 40mg kalium
- 13mg kalsium
Apa sajakah 10 manfaat teratas teh bagi kesehatan?
1. Kaya akan senyawa tanaman pelindung
Semua jenis teh (teh hitam, teh putih, teh hijau, dan teh oolong) merupakan sumber senyawa tanaman pelindung yang kaya, yang disebut polifenol.
Mengonsumsi polifenol ini secara teratur dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan sebagai hasilnya mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes dan kanker.
Katekin dalam teh hijau dan theaflavin dalam teh hitam merupakan senyawa yang bertanggung jawab atas sebagian besar manfaat kesehatan ini.
2. Dapat meningkatkan tekanan darah
Konsumsi teh dapat meningkatkan cara kerja pembuluh darah kita dan membantu menurunkan tekanan darah.
Baca juga: 5 Manfaat Buah Semangka untuk Kesehatan serta Kandungan Nutrisinya, Dapat Mendukung Kesehatan Kulit
Hal ini dilakukan dengan meningkatkan ketersediaan senyawa yang disebut oksida nitrat, yang membantu merelaksasi otot-otot bagian dalam pembuluh darah kita.
Sehingga darah dapat mengalir lebih lancar.
3. Dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular
Bukti menunjukkan bahwa konsumsi teh secara teratur dapat mengurangi risiko penyakit jantung, yang sebagian besar disebabkan oleh kandungan polifenol.
| Cuaca Ekstrem Tingkatkan Risiko ISPA dan Pneumonia, Penyakit Paling Sering Muncul |
|
|---|
| Super Flu Masuk Indonesia: Ini Gejala, Cara Penanganan, dan Sebaran Kasus di 8 Provinsi |
|
|---|
| 24 Jam Berhenti Belanja! Rayakan Buy Nothing Day Setiap 26 November |
|
|---|
| 4 Khasiat Lentil yang Sanggup Turunkan Kolesterol Lebih Cepat dari Oat |
|
|---|
| 5 Manfaat Edamame yang Ternyata Ampuh Redakan Gejala Menopause |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/nakitagrid-Konsumsi-Teh-Oolong.jpg)