Rabu, 22 April 2026

Lifestyle

10 Manfaat Teh untuk Kesehatan dan Kandungan Nutrisinya, Dapat Mengurangi Risiko Diabetes

Teh adalah minuman yang dihasilkan dengan cara menyeduh daun muda dan kuncup daun tanaman Camellia sinensis dalam air yang baru direbus.

Editor: Yara Tahnia
nakita.grid
TEH UNTUK KESEHATAN - Ilustrasi teh. Teh adalah minuman yang dihasilkan dengan cara menyeduh daun muda dan kuncup daun tanaman Camellia sinensis dalam air yang baru direbus. Jenis teh yang utama meliputi teh hitam, hijau putih dan oolong. (nakita.grid) 

Yang perlu diperhatikan adalah katekin, yang ditemukan dalam kadar sangat tinggi dalam teh hijau, yang menunjukkan efek positif pada semua hasil kardiovaskular.

4. Dapat memodulasi respons glikemik

Polifenol teh membantu mengatur respons tubuh kita terhadap karbohidrat dengan menghambat pencernaan dan penyerapan, serta merangsang pelepasan insulin.

Teh hijau tampaknya paling efektif dalam hal ini.

Baca juga: 5 Manfaat Wortel untuk Kesehatan, Dapat Mendukung Keseimbangan Kolesterol dan Kesehatan Jantung

5. Dapat mengurangi risiko diabetes

Kemampuan polifenol teh untuk menghambat enzim pencernaan seperti laktase dan menunda penyerapan glukosa (gula).

Dalam usus telah menyebabkan beberapa penelitian menyimpulkan bahwa asupan polifenol makanan yang konsisten (sepanjang hidup).

Mungkin sama efektifnya dengan beberapa obat dalam mengurangi risiko diabetes.

Namun, diperlukan lebih banyak penelitian.

6. Dapat meningkatkan kesehatan usus

Banyak polifenol dalam makanan, termasuk yang berasal dari teh, masuk ke usus besar tanpa diserap, tempat polifenol tersebut dipecah oleh bakteri usus.

Baca juga: 10 Manfaat Bayam Bagi Kesehatan Tubuh, Dapat Mengurangi Efek Buruk Dari Pola Makan Tinggi Lemak

Dengan cara ini, polifenol menyediakan sumber bahan bakar bagi bakteri usus yang bermanfaat.

Sehingga bakteri tersebut dapat berkembang biak dan berkembang biak serta membantu meningkatkan fungsi usus dan memodifikasi sistem kekebalan tubuh.

7. Dapat mengurangi risiko kanker

Polifenol yang ditemukan dalam teh dapat bekerja dengan faktor-faktor lain untuk memperlambat perkembangan jenis kanker tertentu.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved