Sabtu, 18 April 2026

Lifestyle

7 Manfaat Nutrisi Tanaman Lengkuas Bagi Kesehatan, Dapat Mendukung Kesehatan Otak

Lengkuas juga dikenal sebagai jahe Thailand, adalah rempah yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional di seluruh dunia.

Editor: Yara Tahnia
Tribunnews
MANFAAT TANAMAN LENGKUAS - Ilustrasi lengkuas. Lengkuas juga dikenal sebagai jahe Thailand, adalah rempah yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional di seluruh dunia, terutama di Thailand dan Indonesia. (Tribunnews) 

Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi ekstrak lengkuas dapat meningkatkan aliran darah ke testis.

Studi kecil lainnya menemukan bahwa menambahkan ekstrak lengkuas ke dalam pengobatan secara signifikan.

Memperbaiki disfungsi ereksi yang disebabkan SSRI dibandingkan dengan plasebo.

5. Sifat Antibakteri

Baca juga: 10 Manfaat dari Makan Buah Melon Secara Rutin untuk Kesehatan, Sumber Vitamin dan Mineral yang Kaya

Minyak atsiri dari akar lengkuas segar dan kering dapat membantu mencegah pertumbuhan berbagai bakteri, jamur dan ragi.

Sel bakteri seperti  Staphylococcus aureus  menyebabkan penyakit dalam tubuh manusia.

Bakteri berbahaya dapat menyebabkan gejala keracunan makanan seperti mual, muntah dan diare.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lengkuas mungkin tidak seefektif itu meskipun memiliki sifat antibakteri karena cara ia berinteraksi dengan makanan tertentu.

6. Mungkin Memiliki Efek Anti-Kanker

Banyak faktor yang belum diketahui dapat menyebabkan kanker.

Dalam banyak kasus, beberapa orang lebih mungkin terkena kanker karena faktor genetika dan lingkungan.

Para peneliti percaya bahwa antioksidan galangin dalam lengkuas dapat membantu membunuh sel tumor dan mencegah penyebaran sel kanker.

Sebuah studi menemukan bahwa galangin, quercetin dan senyawa antioksidan lainnya.

Dapat membantu mencegah beberapa jenis kanker, termasuk kanker lambung, kanker serviks dan kanker hati.

Baca juga: 10 Manfaat Teh Hijau Bagi Kesehatan, Dapat Melawan Peradangan Penyebab Kanker

Namun, studi lebih lanjut pada manusia masih diperlukan untuk menentukan efektivitas senyawa-senyawa ini dalam pencegahan kanker.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved