Sabtu, 25 April 2026

Kecelakaan Maut di Samarinda

BREAKING NEWS Kecelakaan Maut di Samarinda, Truk Rem Blong, Empat Nyawa Melayang

Kecelakaan maut kembali terjadi, yang menyebabkan empat orang tewas, akibat diseruduk truk pasir, pada Kamis (30/1/2020), sekitar pukul 14.47 Wita.

TRIBUNKALTIM.CO/CAHYO WICAKSONO PUTRO
Kecelakaan maut kembali terjadi, yang menyebabkan empat orang tewas, akibat diseruduk truk pasir, pada Kamis (30/1/2020), sekitar pukul 14.47 Wita, di Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista), Kelurahan Sungai Dama, Samarinda Ilir, di kawasan bawah Gunung Mangga. 

TRIBUNKALTIM.CO SAMARINDA -  Kecelakaan maut di Samarinda, truk rem blong, empat nyawa melayang.

Kecelakaan maut kembali terjadi, yang menyebabkan empat orang tewas, akibat diseruduk truk pasir, pada Kamis (30/1/2020), sekitar pukul 14.47 Wita.

Kecelakaan terjadi di Jalan Otto Iskandar Dinata ( Otista ), Kelurahan Sungai Dama, Samarinda Ilir, di kawasan bawah Gunung Manggah.

Dari pengakuan sejumlah saksi diungkapkan, bahwa truk bermuatan pasir basah tersebut melaju dengan kecepatan tinggi.

BACA JUGA

Tour de Bangkirai Chapter III, Gowes Lewati Wisata Kota Balikpapan

Kebakaran Rumah Penduduk di Samarinda, Relawan dan Warga Dilarikan ke Rumah Sakit Lantaran Hal Ini

Drama Aliyah Hindari Virus Corona, Mahasiswi Asal Penajam Ini Berjuang Keluar dari Wuhan China

Pelaku Sudah 11 Kali Dipenjara, Komplotan Pencurian Kendaraan Bermotor Dibekuk Polres Tarakan

Truk melaju kencang dari arah Gunung Manggah dan langsung menghantam tiga pengendara motor, yang saat itu berada di depannya.

Diduga truk mengalami rem blong.

Kecelakaan maut kembali terjadi, yang menyebabkan empat orang tewas, akibat diseruduk truk pasir, pada Kamis (30/1/2020), sekitar pukul 14.47 Wita, di Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista), Kelurahan Sungai Dama, Samarinda Ilir, di kawasan bawah Gunung Mangga.
Kecelakaan maut kembali terjadi, yang menyebabkan empat orang tewas, akibat diseruduk truk pasir, pada Kamis (30/1/2020), sekitar pukul 14.47 Wita, di Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista), Kelurahan Sungai Dama, Samarinda Ilir, di kawasan bawah Gunung Mangga. (TRIBUNKALTIM.CO/ CAHYO WICAKSONO)

Menurut keterangan Yanti (26), penjual makanan di lokasi kejadian perkara mengatakan, saat itu dirinya sedang berjualan dan hendak membuang sampah.

Tiba-tiba dirinya melihat truk pasir menyeret dua orang dewasa dan anak-anak, yang saat itu sedang berboncengan, hingga 20 meter.

BACA JUGA

Wawancara Eksklusif Kisah Syadza Ulima Azalia Khair Anak Wali Kota Tarakan Selamat dari Wabah Corona

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved