Virus Corona
Haris Azhar Sindir Pemerintah Kebingungan Atasi Virus Corona, Singgung Nasib Warga Miskin
Haris Azhar kembaili menyindir kebijakan Pemerintah yang dianggap kebingungan atasi Virus Corona covid-19, singgung nasib warga miskin
TRIBUNKALTIM.CO - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Haris Azhar kembaili menyindir kebijakan Pemerintah yang dianggap kebingungan atasi Virus Corona covid-19, singgung nasib warga miskin.
Pmerintah telah melakukan sejumlah upaya guna mengatasi Virus Corona di Indonesia salah satunya dengan menetapkan darurat kesehatan.
Namun Aktivis HAM, Haris Azhar tak puas dengan kinerja Pemerintah dalam mengatasi penyebaran Virus Corona yang semakin masif di Indonesia.
Tak tanggung-tanggung, Haris Azhar menyindir Pemerintah seolah sedang kebingungan melawan Virus Corona.
Selain itu, Haris Azhar juga menyinggung nasib warga miskin di tengah ancaman Virus Corona.
Ia menggambarkan nasib warga miskin dengan kalimat 'Kerja mati, enggak kerja mati'.
• 4 Pasien Corona Berbagi Rahasia Bisa Sembuh dari covid-19, Ternyata Cukup Mudah.
• NEWS VIDEO Kabar Gembira, Jokowi Gratiskan Listrik 450 VA 3 Bulan dan 900 VA Diskon 50 Persen
• Reaksi Anak Buah Erick Thohir Setelah Presiden Jokowi Umumkan Listrik Gratis, Ini Penjelasan PLN
Hal itu disampaikan Haris Azhar melalui tayangan Indonesia Lawyers Club ( ILC ), Selasa (31/3/2020).
Melansir TribunWow.com, Haris Azhar menyebut banyak warga yang terpaksa tetap bekerja di tengah wabah Virus Corona.
Ia menjelaskan, warga terpaksa tetap beraktivitas di luar rumah untuk memenuhi kebutuhan hidup meskipun sebanarnya takut tertular Virus Corona.
"Pertama, kalau saya mau bilang sama ngelihat tadi bapak-bapak asongan itu sebetulnya ada semacam fakta yang tidak terbahasakan kira-kira," ucap Haris Azhar.
Bahkan Haris Azhar memberi istilah untuk menggambarkan perjuangan masyarakat kelas bawah warga miskin yang tetap bekerja meski dilanda Virus Corona.
"Kerja mati, enggak kerja mati," ujar Haris Azhar.
Menurut dia, tak ada satu pun warga yang tak takut pada Virus Corona.
Termasuk masyarakat yang masih nekad bekerja, Haris menyebut mereka menyadari rIsiko terpapar Virus Corona.
"Pergi kerja ya mereka juga takut dengan Virus Corona, meskipun tadi dibilang bahwa perlu ada penjelasan-penjelasan yang lebih membumi, antropoligis menjelaskan," ujarnya.
• Driver Ojol Malah Terancam Tak Bisa Narik, Ini Reaksi Debt Collector Disodori Video Kebijakan Jokowi