Virus Corona

Dianggap Tak Paham Agama, Mahfud MD Ungkap Kekesalannya di ILC, Reaksi Ali Ngabalin Menahan Tawa

Editor: Rita Noor Shobah
Menko Polhukam Mahfud MD dalam tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (28/4/2020).

TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan ( Menko Polhukam ) Mahfud MD mengungkapkan kekesalannya terkait tudingan bahwa ia tidak paham agama. 

Kekesalannya ini ia ungkapkan dalam acara Indonesia Lawyers Club / ILC, Selasa (28/4/2020).

Mahfud MD pun menjelaskan soal sunah Nabi untuk menjawab tudingan tersebut. 

• Diperkirakan Virus Corona Berakhir di Indonesia pada 7 September 2020, Lebih Lambat dari Amerika

• Cara Vietnam Redam Virus Corona, Militer Tegas Turun Tangan, di Indonesia Sanksi PSBB Jadi Sorotan

• Minyak Dunia Super Murah,Malaysia - Vietnam Turunkan Harga BBM, Jokowi Kapan? Respon Kementrian ESDM

• Inilah 1 Daerah di Indonesia yang Sama Sekali Tak Tersentuh Corona, Pemda Ternyata Punya Trik Khusus

Dilansir dari TribunWow.com, kekesalan Mahfud MD itu tampak saat menanggapi kritikan soal dirinya yang dianggap tak paham agama.

Kritikan itu disampaikan oleh oknum yang mengaku anggota Majelis Ulama Indonesia ( MUI ), karena Mahfud MD meminta warga mendahulukan pencegahan Virus Corona ketimbang mudik ke kampung halaman.

Namun, saat Mahfud MD memberikan klarifikasi, tampak Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabali menahan tawa.

Pada kesempatan itu, Mahfud menjelaskan dua pengertian sunah yang berbeda.

"Jadi seluruh sejarah hidup Nabi itu sunah, menghindari penyakit itu adalah sunah Nabi," kata Mahfud MD.

"Tapi ada sunah yang kedua di dalam agama, sunah ahkamul khamsah itu artinya penentuan hukum, sunah itu dari bagian hukum yang lima."

Mahfud MD menjelaskan, terdapat lima penentuan hukum dalam Islam.

Halaman
1234