Selasa, 7 April 2026

Berita Samarinda Terkini

UPTD PUPR PERA Kaltim Juga Akan Cor Jalan Yang Rusak di Jalan Pattimura Samarinda

Material tanah di Jln Pattimura RT 17, Kelurahan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur dikeruk kembali

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
UPTD Wilayah II Pera Dinas PUPR Kaltim selain membersihkan sisa material, rencananya tanah yang ada akan dipangkas agar sekitar 2 meter agar tidak membahayakan. Serta mempertahankan tanah, ketika terjadi longsor akan menjadi penahan. Selain itu, jalan amblas disisi ruas jalan terbuka juga akan dilakukan pengecoran dan akan memancang kayu. TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Material tanah yang masih menimbun satu ruas di Jalan Pattimura RT 17, Kelurahan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur dikeruk kembali.

Pihak UPTD Pemeliharaan Infrastruktur Wilayah II Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR PERA) Kalimantan Timur, juga merencanakan akan membersihkan tanah yang berada di median jalan.

Sembari mempertahankan tanah agar tidak kembali terjadi longsor susulan ke satu ruas jalan yang sudah bisa dilalui.

Baca juga: Panjang Tol Balsam 97,99 Km akan Bisa Dipakai Secara Penuh, Pembebasan Lahan Sudah 99,97 Persen

Baca juga: Rebutan Lahan Parkir, Seorang Pemuda di Samarinda Kena Bacok

Penanganan luberan tanah longsor ini, juga akan dipangkas ketinggiannya agar tidak berbahaya bagi pengguna jalan.

"Pengerjaan dari UPTD sebagian tanah didekat median diangkut. Kalau dipotong semua, bakal turun lagi. Jadi, kita pertahankan dengan ketinggian yang tidak terlalu curam, memangkas ketinggian material tanah sekitar dua meter (tingginya)," sebut Kepala UPTD Pemeliharaan Infrastruktur Wilayah II Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR PERA) Kalimantan Timur, Joniansyah Rabu (27/1/2021).

Ditambahkan Joniansyah, bahwa fungsi tanah yang saat ini berada dibawah dan dilakukan penimbunan ialah untuk menahan beban tanah agar tidak longsor ke ruas jalan yang sudah terbuka.

Tujuannya tentu sambil menunggu pihak Bidang Bina Marga untuk mengerjakan bronjong yang direncanakan.

Baca juga: Dua Perempuan Pengedar Narkotika Dibekuk Saat Akan Transaksi di Depan Kantor Gubernur

Baca juga: Datang Dengan Tangan Kosong, Pemilik Lahan di Samarinda tak Bisa Menunjukkan Bukti 

"Karena yang dibawah menahan tanah yang diatas, sambil menunggu paket proyek dari Bina Marga, saat ini sedang dalam proses. Konsultan perencanaan sudah menyiapkan gambar teknisnya, nanti akan dilelang fisiknya oleh bidang (BPKAD) bukan UPTD lagi yang bekerja," tegas Joniansyah.

Sambil menunggu bronjong yang direncanakan akan dikerjakan di sisi jalan dari arah Kecamatan Palaran menuju Kecamatan Samarinda Seberang oleh Bina Marga.

Joniansyah menyampaikan, bahwa pihaknya membersihkan sisa material tanah tersebut dan dibuang ke pembuangan awal, termasuk mengecor jalan yang rusak dilokasi longsor.

"Kita juga akan mengerjakan badan jalan yang rusak, beton patah itu dengan mengecor kembali, agar tidak bahaya ketika dilalui dan lalu lintas agar lancar," ungkapnya.

Penanganan sementara ini juga akan dilakukan pihaknya pada jalan yang patah (rusak) atau amblas dengan menahan agar tidak mengalami kerusakan yang lebih parah.

Jalan yang patah (amblas) sendiri tepatnya di sisi ruas yang sudah terbuka, kini dihalangi oleh barier.

Baca juga: 6 Fakta Wanita di Samarinda Tewas tak Wajar, Coretan Pakai Lipstik Sampai Polisi Bocorkan Isi Surat

Akibat amblasnya jalan sekitar satu meter ini, jalan menjadi sempit dan pengendara secara bergantian melaluinya.

"Kami menangani secara darurat dulu, memancang kayu untuk menahan, baru kita cor, air juga tidak kita arahkan kesana agar jalan tidak tergerus. Nanti kita buat alur airnya," pungkas Joniansyah.

Penulis : Mohammad Fairoussaniy/Editor: Samir Paturusi

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved