Selasa, 21 April 2026

Pilkada Samarinda 2024

KPU Samarinda Optimis Partisipasi Pemilih di Pilkada 2024 Mengalami Peningkatan

KPU Kota Samarinda, optimistis tingkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada 2024, walaupun hanya satu paslon di Kota Samarinda

Penulis: Muhammad Said | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD SAID
Kantor KPU Kota Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Di saat Kabupaten/Kota memiliki 2 hingga 4 pasangan calon (Paslon) yang beradu di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Ibu kota Kalimantan Timur justru hanya diikuti satu paslon, Senin (9/9//2024)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda, optimistis tingkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada 2024, walaupun hanya satu paslon di Kota Samarinda.

Yustiani selaku Komisioner KPU Samarinda Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, mengatakan tahun 2024 ini, pemilihan Calon Wali Kota dan Wakil Walikota Samarinda, yang hanya diikuti satu paslon merupkan tantangan baru bagi KPU Samarinda

Baca juga: KPU Samarinda Gelar Pleno DPSHP di 59 Kelurahan untuk Pastikan Keakuratan Data Pemilih

Lanjut, "pihak KPU Samarinda tetap optimis dalam tingkatkan pemilih  pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota 2024 mendatang, karena pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan ajakan kepada masyarakat, serta dibantu badan Ad Hoc KPU yang terus melakukan sosialisasi di tingkat Kecamatan dan Kelurahan," ucapnya Yustiani.

Pada Pilkada 2020, tingkat partisipasi pemilih di Samarinda tercatat 52,26 persen dari pemilih yang mencakup DPT, DPTB maupun DPK.

"Hal tersebut terjadi dikarenakan Covid-19, yang menyulitkan pihak Kpu untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, karena di batasi aturun yang begitu ketat untuk menghadirkan masyarakat," ungkapnya.

Target di pilkada 2024 ini tetap 78 persen sama seperti Pemiu, walaupun Samarinda cuman satu paslon yang berpartisipasi dalam pesta demokrasi.

Hal tersebut  KPU Samarinda memiliki langkah strategis dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, ditengah kotak kosong," Pihaknya akan terus melakukan sosialisasi, di tingkat Kota, Kecamatan, Kelurahan, hingga RT, serta berkerja sama dengan pihak media, untuk menyebarkan informasi terkait pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda," ungkapnya.

Optimisnya tingkat partisipasi masyarakat meningkat, karena tahun 2024 ini pilkada serentak bukan hanya pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, tapi juga ada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Yustin, menyampaikan dirinya tetap optimis, terkait peningkatan partisipasi pemilih dari tahun 2020 ke 2024, dengan stratergi sosialisasi, media dan melibatkan semua kalangan untuk terus melakukan ajakan kepada masyarakat agar datang TPS pada 27 November 2024," tutupnya.(*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved