Lifestyle
4 Khasiat Lentil yang Sanggup Turunkan Kolesterol Lebih Cepat dari Oat
Lentil adalah jenis kacang polong kecil berbentuk lensa yang menjadi salah satu makanan pokok tertua dan paling penting dalam sejarah manusia.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Nisa Zakiyah
TRIBUNKALTIM.CO - Lentil adalah jenis kacang polong (legumes) kecil berbentuk lensa yang menjadi salah satu makanan pokok tertua dan paling penting dalam sejarah manusia.
Lentil dihargai karena kandungan nutrisinya yang melimpah, khususnya protein dan serat, menjadikannya pilihan makanan yang ekonomis dan sangat menyehatkan.
Lentil dianggap sebagai salah satu tanaman budidaya tertua di dunia.
Bukti arkeologi menunjukkan bahwa lentil telah dikonsumsi sejak zaman prasejarah.
Baca juga: 5 Manfaat Edamame yang Ternyata Ampuh Redakan Gejala Menopause
Lentil diperkirakan berasal dari wilayah Timur Tengah dan Asia Barat Daya.
Jejak lentil tertua ditemukan di gua-gua Yunani dan di Yerikho (Yordania), yang menunjukkan budidaya sudah dilakukan sekitar 9.500 hingga 13.000 tahun yang lalu.
Lentil disebutkan dalam catatan kuno, termasuk dalam Alkitab.
Sepanjang sejarah, lentil telah menjadi makanan pokok utama bagi masyarakat miskin dan kaya di Asia, Eropa, dan Afrika Utara.
Baca juga: 5 Manfaat Kacang Pecan, Si Manis Mentega dari Amerika Utara
Lentil termasuk dalam spesies Lens culinaris.
Rasa lentil bervariasi tergantung jenisnya, tetapi secara umum memiliki profil rasa lembut, earthy (mirip tanah), dan sedikit manis.
Lentil umumnya dikategorikan berdasarkan warna, yang juga memengaruhi waktu masak dan teksturnya.
Lentil Cokelat/Hijau teksturnya padat, mempertahankan bentuk saat dimasak, dan memiliki rasa earthy yang kuat.
Baca juga: 5 Manfaat Kacang Macadamia, Rahasia Diet Sehat dengan Rasa Paling Buttery di Dunia
Lentil Merah/Kuning cepat matang, cenderung menjadi bubur (mushy) saat dimasak.
Rasanya lebih manis dan lembut, sangat cocok untuk kari atau sup kental.
Lentil Hitam (Beluga), berbentuk kecil dan mengilap, mempertahankan bentuknya, dan memiliki rasa yang paling menyerupai kacang.
Lentil tidak perlu direndam sebelum dimasak (kecuali lentil cokelat/hijau yang lebih tua), menjadikannya lebih praktis dibandingkan kacang polong lainnya.
Baca juga: 7 Manfaat Kacang Hazelnut, Si Kacang Buttery dari Turki yang Kaya Vitamin E
Lentil Merah atau Kuning sering digunakan untuk membuat sup kental seperti Dal (hidangan India) atau sup lentil Mediterania.
Karena kandungan proteinnya yang tinggi dan teksturnya yang padat, lentil cokelat sering digunakan dalam hidangan vegetarian seperti burger nabati, isian taco, atau bakso sayuran.
Lentil Hijau atau Hitam, karena bentuknya yang kokoh setelah dimasak, sering ditambahkan ke dalam salad dingin.
Dapat dimasak bersama nasi (Mujadara di Timur Tengah) atau sebagai lauk pendamping utama.
Baca juga: 5 Manfaat Kacang Pistachio untuk Jantung, Usus dan Kesehatan Otak
5 Manfaat Lentil untuk Kesehatan
Lentil adalah superfood berkat kandungan protein nabati yang tinggi, serat, dan beragam mikronutrien penting:
1. Sangat Baik untuk Kesehatan Jantung
Lentil kaya akan serat larut dan magnesium.
Serat larut bekerja dengan mengikat kolesterol jahat (LDL) dan mengeluarkannya dari tubuh, sementara magnesium mendukung fungsi pembuluh darah yang sehat.
2. Sumber Protein Nabati Unggul
Sekitar 25 persen kalori lentil berasal dari protein, menjadikannya pengganti daging yang sangat baik dan penting untuk pertumbuhan serta pemeliharaan otot, terutama bagi vegetarian dan vegan.
3. Kaya Zat Besi (Mencegah Anemia)
Lentil adalah sumber Zat Besi yang sangat baik.
Zat besi penting untuk produksi hemoglobin dan pencegahan anemia, khususnya bagi wanita.
4. Mengontrol Gula Darah
Kandungan serat larut dan karbohidrat kompleks pada lentil membantu memperlambat laju pencernaan, mencegah lonjakan gula darah, dan meningkatkan sensitivitas insulin.
5. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Serat yang tinggi membantu melancarkan pergerakan usus, mencegah sembelit, dan mendukung koloni bakteri baik di usus besar. (*)
| Cuaca Ekstrem Tingkatkan Risiko ISPA dan Pneumonia, Penyakit Paling Sering Muncul |
|
|---|
| Super Flu Masuk Indonesia: Ini Gejala, Cara Penanganan, dan Sebaran Kasus di 8 Provinsi |
|
|---|
| 24 Jam Berhenti Belanja! Rayakan Buy Nothing Day Setiap 26 November |
|
|---|
| 5 Manfaat Edamame yang Ternyata Ampuh Redakan Gejala Menopause |
|
|---|
| Rahasia Perawatan Rambut dengan Minyak Vitamin E, Berikut Cara Pakai dan Khasiatnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251125_Lentil.jpg)