Berita Nasional Terkini
Harga BBM Terbaru Hari Ini 21 September 2025, Apakah Pertalite dan Pertamax Naik?
Berikut rincian harga BBM Pertamina yang berlaku per hari ini, Minggu (21/9/2025) di berbagai provinsi, dari Sabang sampai Merauke.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Nisa Zakiyah
TRIBUNKALTIM.CO - Pengecekan harga bahan bakar minyak (BBM) sering kali menjadi hal yang membuat penasaran, terutama saat ada isu kenaikan.
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut adalah daftar harga BBM Pertamina yang berlaku mulai hari ini, 21 September 2025.
Cek harga terbaru Pertalite, Pertamax, dan jenis BBM lainnya di seluruh SPBU di Indonesia untuk mengetahui apakah ada perubahan harga.
Misalnya di Provinsi Kalimantan Timur, Pertamax kini dibanderol dengan harga Rp12.800 per liter.
Pertamax Turbo Rp 13.500 per liter.
Lalu, Pertalite dibanderol Rp10.000 per liter.
Dilansir dari laman mypertamina.id, berikut rincian harga BBM Pertamina hari ini selengkapnya di seluruh SPBU se-Indonesia:
1. Kalimantan Timur
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp12.800
Pertamax Turbo: Rp13.500
Dexlite: Rp14.150
Pertamina Dex: Rp14.450
Biosolar (subsidi): Rp6.800
2. Kalimantan Barat
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp12.800
Pertamax Turbo: Rp13.500
Dexlite: Rp14.150
Pertamina Dex: Rp14.450
Biosolar (subsidi): Rp6.800
3. Kalimantan Tengah
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp12.800
Pertamax Turbo: Rp13.500
Dexlite: Rp14.150
Pertamina Dex: Rp14.450
Biosolar (subsidi): Rp6.800
4. Kalimantan Utara
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp12.800
Pertamax Turbo: Rp13.500
Dexlite: Rp14.150
Pertamina Dex: Rp14.450
Biosolar (subsidi): Rp6.800
harga BBM Pertamina
harga bbm hari ini
bahan bakar non-subsidi
Pertamina
harga pertalite
harga pertamax
Evergreen
| Jelang Pengangkatan Jokowi Sebagai Dewan Pembina PSI, PDIP Sentil Soal Petugas Partai |
|
|---|
| PDIP Balas PSI, Sebut Jokowi Bukan Keluar Tapi Dipecat karena Melanggar Konstitusi |
|
|---|
| Inilah Penyebab Rupiah Menguat ke Bawah Rp 18.000 per Dollar AS dan Prediksi Pergerakannya ke Depan |
|
|---|
| Jokowi Segera Jadi Dewan Pembina PSI, Pengamat Singgung Kepastian Status dan Porsi Kewenangan |
|
|---|
| 52 Persen BUMN Merugi, Danantara Pangkas Jumlah BUMN dari 1.077Jadi 200-300 Perusahaan Saja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/2025092_Pegisian-Bahan-Bakar.jpg)