Berita Nasional Terkini
Pemerintah, OJK, dan BI Minta Bank Danai Program MBG, Kopdes Merah Putih, dan 3 Juta Rumah
Pemerintah dan otoritas keuangan kembali mendorong keterlibatan industri perbankan nasional dalam mendukung berbagai program prioritas nasional.
Penempatan dana ini menambah likuiditas perbankan sehingga bank dapat menggunakannya untuk menyalurkan kredit ke sektor-sektor produktif.
"Kalau dia enggak pakai (dananya) dia rugi sendiri karena ada cost sekitar 4 persenan. Kalau dia enggak salurkan ngeluarin kredit kan dia harus bayar uang cost itu. Mereka pasti akan berpikir keras untuk menyalurkan dana itu," ujar Purbaya saat konferensi pers di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/9/2025).
Dengan penyaluran kredit produktif yang lebih banyak, Purbaya berharap dana tersebut dapat menggerakkan sektor usaha dan perekonomian rakyat.
Selanjutnya Purbaya menambah penempatan dana SAL sebesar Rp 76 triliun di mana sebesar Rp 1 triliunnya ditempatkan ke Bank Jakarta.
Namun penempatan dana tambahan itu tidak lama, pada akhir tahun 2025 Purbaya menarik dana tambahan sebesar Rp 75 triliun.
Hanya penempatan dana di Bank Jakarta yang tidak ditarik.
Kemudian bertepatan dengan momen Idul Fitri 2026, Purbaya menambah penempatan dana SAL sebesar Rp 100 triliun ke Himbara.
Namun sampai saat ini tidak dibeberkan rincian penyaluran dananya ke bank mana saja. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
| 80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Menkomdigi Singgung Peran Ibu di Rumah |
|
|---|
| Bukan Projo, PSI Atur Jokowi Keliling Indonesia, Bestari Barus sebut Projo Itu Bukan Pro Jokowi |
|
|---|
| LBH Padang Ungkap Alasan Korban Bencana Sumatra Ajukan Gugatan ke PTUN |
|
|---|
| Saling Klaim PSI dan Projo, Dalam Rangka Apa dan Siapa yang Bawa Jokowi Keliling Indonesia? |
|
|---|
| Korban Bencana Ekologis Sumatra Gugat Pemerintah ke PTUN Jakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251130_Penjamah-MBG-PPU.jpg)