Harga Pertamax Naik
Update Daftar Harga BBM Hari Ini 15 Juni 2026 di Kaltim, Pertamax Rp16.650, DPR RI Panggil Pertamina
Kenaikan harga Pertamax mulai dirasakan masyarakat. DPR RI bersiap memanggil Pertamina untuk meminta penjelasan
Ringkasan Berita:
TRIBUNKALTIM.CO - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax yang mulai berlaku sejak Rabu (10/6/2026) mulai dirasakan masyarakat.
Tidak hanya berdampak pada biaya transportasi, kenaikan tersebut disebut turut mendorong naiknya sejumlah kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng.
Kondisi ini memunculkan perhatian dari DPR RI yang menilai dampak kebijakan tersebut perlu dicermati secara serius agar tidak membebani masyarakat maupun pelaku usaha.
Di Kalimantan Timur (Kaltim), harga Pertamax tercatat naik dari Rp12.600 per liter menjadi Rp16.650 per liter.
Sementara Pertamax Turbo dibanderol Rp21.200 per liter, Dexlite Rp23.500 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.350 per liter.
Baca juga: FOTO-FOTO: Momen Aliansi Balikpapan Bergerak Demo Hari Ini, Soroti Kenaikan BBM
DPR RI Akan Panggil Pertamina
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, mengatakan pihaknya berencana memanggil PT Pertamina (Persero) untuk meminta penjelasan mengenai penyesuaian harga BBM nonsubsidi serta dampaknya terhadap masyarakat dan dunia usaha.
Menurut Adisatrya, DPR ingin memperoleh gambaran menyeluruh mengenai pengaruh kebijakan tersebut terhadap distribusi energi nasional maupun kinerja perusahaan.
"Kami juga akan meminta penjelasan dari Pertamina terkait dampaknya terhadap kinerja perseroan dan kemungkinan peralihan konsumsi dari Pertamax ke Pertalite," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (13/6/2026).
Salah satu perhatian utama DPR adalah potensi perpindahan konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi. Jika terjadi dalam skala besar, kondisi tersebut dikhawatirkan memengaruhi ketersediaan stok Pertalite di lapangan.
"Jangan sampai nanti masyarakat beralih secara besar-besaran ke Pertalite, lalu muncul masalah baru berupa keterbatasan stok yang justru menyulitkan masyarakat," katanya.
Baca juga: 5 Kampus Ikut Demo BBM di Balikpapan, Polisi Kerahkan 491 Personel hingga Anjing Pelacak
Konflik Global Jadi Pemicu
Adisatrya menilai penyesuaian harga BBM tidak bisa dilepaskan dari kondisi global yang masih penuh ketidakpastian.
Konflik geopolitik yang berkepanjangan, pelemahan nilai tukar rupiah, serta ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak menjadi faktor utama yang memengaruhi harga.
Menurutnya, beban pemerintah dalam mempertahankan harga BBM nonsubsidi semakin berat ketika harga minyak dunia meningkat dan nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat.
| Harga BBM Hari Ini 15 Juni 2026, DPR RI Akan Panggil Pertamina Bahas Dampak Kenaikan Harga Pertamax |
|
|---|
| Aliansi Balikpapan Bergerak Bakal Unjuk Rasa Besok, Soroti Kenaikan Harga BBM |
|
|---|
| Pengerahan Komcad saat Aksi Demo Dikritik 19 Organisasi Masyarakat Sipil, Sorotan Komisi I DPR |
|
|---|
| Aparat Blokade hingga Empat Lapis saat Demo di Thamrin, BEM UI: Bukti Elite Takut Rakyat Bersatu |
|
|---|
| Seskab Teddy Ungkap Alasan Pertamax Naik, Sebut Harga di Indonesia Lebih Murah dari Negara Lain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260611_harga-BBM_Pertamax_Pertalite_SPBU-Pertamina_Paser_Malaysia-dua-kali-turun-harga.jpg)