OPINI
Deforestasi dan Risiko Boom and Bust Ekonomi di Kabupaten Berau
Deforestasi merupakan fenomena struktural yang memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk di Kabupaten Berau.
Pola fluktuatif yang dikenal sebagai boom and bust cycle ini menimbulkan ketidakpastian ekonomi dan menghambat kemampuan daerah untuk menjaga pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan.
Dalam jangka panjang, dampak negatif deforestasi pada lingkungan juga dapat mengurangi minat investasi.
Konflikt lahan, risiko bencana, dan degradasi lingkungan mampu meningkatkan biaya operasional dan menurunkan nilai ekonomi daerah. Karena risiko finansial yang lebih besar, investor cenderung menghindari daerah dengan kerusakan ekosistem yang tinggi.
Dengan demikian, daya saing Berau dalam menarik investasi baru yang diperlukan untuk diversifikasi ekonomi dapat berkurang.
Oleh karena itu, deforestasi di Kabupaten Berau tidak hanya menyebabkan kerugian ekologis, tetapi juga mengancam stabilitas ekonomi secara struktural dalam jangka panjang melalui beberapa mekanisme utama:
(1) Meningkatnya biaya lingkungan dan risiko bencana yang membebani fiskal daerah.
(2) Penurunan produktivitas lahan dan pendapatan masyarakat,
(3) Tingginya ketergantungan pada sektor ekstraktif yang berisiko boom and bust,
(4) Melemahnya potensi sektor pariwisata, dan
(5) Menurunkan pendapatan dan pendapatan masyarakat.
Baca juga: Badak Pari di Mahakam Ulu Terancam Deforestasi Hutan dan Aktivitas Ilegal
Oleh karena itu, untuk menjaga stabilitas ekonomi Kabupaten Berau dalam jangka panjang, langkah-langkah strategis termasuk pengendalian deforestasi, penguatan tata kelola sumber daya alam, dan diversifikasi ekonomi.
Jika tidak ada diversifikasi ekonomi yang cukup dan tindakan pengendalian deforestasi yang serius, Kabupaten Berau berisiko mengalami stagnasi ekonomi dalam jangka panjang.
Oleh karena itu, untuk menghentikan siklus boom and bust, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, perlindungan hutan, dan penguatan sektor ekonomi non-ekstraktif seperti pertanian modern, jasa lingkungan, dan pariwisata alam adalah strategi penting. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Lisa-P.jpg)