Rabu, 13 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

Perdana! Pemprov Kaltim Berangkatkan 211 Marbot Masjid Umrah Gratis

Pemprov Kaltim memberangkatkan 211 marbot masjid dari 10 kabupaten/kota untuk menunaikan ibadah umrah dalam kloter perdana program gratispol.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS
UMROH GRATIS - Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji berfoto bersama dengan kloter pertama marbot masjid yang akan berangkat umroh didepan kantor gubernur kaltim. Selasa (26/8/2025) sebanyak 211 marbot masjid pada kloter pertama di berangkatkan ke Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi. (TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) resmi memberangkatkan 211 marbot masjid dari 10 kabupaten/kota untuk menunaikan ibadah umrah dalam kloter perdana program gratispol, Selasa (26/8/2025).

Keberangkatan ini menandai dimulainya realisasi janji kampanye yang telah lama ditunggu masyarakat.

Ratusan marbot masjid memenuhi halaman Kantor Gubernur Kaltim sejak pagi hari, tampak mengenakan seragam berwarna biru muda dengan jilbab hitam bagi perempuan dan bawahan hitam, lengkap dengan selendang putih berlogo Kaltim. 

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji hadir langsung untuk membuka secara resmi keberangkatan para marbot masjid ke Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi. 

Baca juga: Rudy Masud 2025 Akan Berangkatkan 896 Marbot dan Pengurus Rumah Ibadah untuk Umrah Gratis

"Total kloter ada 4 atau 5 kloter dengan jumlah 880 sekian orang artinya kami melaksanakan janji janji kampanye kami dan insya Allah ini diterima masyarakat Kalimantan timur," ujar Seno Aji.

Program umrah gratis ini menargetkan keberangkatan 880 orang pada tahun ini, dengan total data marbot masjid yang sudah terdaftar mencapai lebih dari 3.000 orang. 

Keberangkatan akan dilakukan secara bertahap sampai 5 tahun ke depan.

Seno Aji menjelaskan bahwa setelah kloter perdana ini, akan ada kelanjutan keberangkatan dalam waktu dekat. 

Baca juga: Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Serahkan Bantuan Umrah untuk Marbot dan Insentif Guru di Bontang

"Ini keberangkatan perdana, kemudian 1 minggu lagi ada kloter ke 2 ke 3 ke 4 ke 5," jelasnya.

Program ini tidak hanya untuk umat Islam.

Pemprov Kaltim juga telah menyiapkan program serupa untuk non-muslim sebanyak 196 orang yang akan diberangkatkan secara bertahap mulai September mendatang.

"Non-muslim kita berangkatkan 196, tapi bertahap. Yang perdana ini untuk muslim dulu, nanti bulan september ada non muslim. Itu non muslim ada katolik,kristen hindu, budha," kata Seno Aji.

Baca juga: BKPRMI Dorong Pemprov Kaltim Sosialisasi Program Umrah Gratis bagi Marbot Masjid

Untuk non-muslim, tujuan destinasi religi yang disediakan cukup beragam, mencakup Roma, Yerusalem, dan bahkan Borobudur untuk umat Buddha yang ingin mengikuti perayaan besar di sana. 

Dari segi pelaksanaan, Pemprov Kaltim telah menunjuk 11 biro perjalanan untuk menangani 880 jamaah, dengan pembagian sekitar 60-80 orang per travel. 

Pemilihan biro perjalanan pun diutamakan yang berdomisili di Kalimantan Timur sebagai upaya memberdayakan UMKM dan pengusaha lokal.

Peserta kloter perdana hari ini berasal dari seluruh 10 kabupaten/kota di Kaltim, termasuk Mahakam Ulu, Kubar, dan Berau. 

Baca juga: Gratis Umrah dan Ibadah Suci Mulai Tahun Ini untuk 3.421 Imam/marbot dan 927 Penjaga Rumah Ibadah

"Ya 10 kabupaten kota ada yang dari Mahakam Ullu, Kubar, Berau, semuanya," sebut orang nomor 2 di Kalimantan Timur tersebut.

Mengenai sumber pendanaan, Seno Aji memastikan bahwa seluruh program ini menggunakan APBD Kalimantan Timur

"Ya pasti APBD, jelas. Memang mekanismenya kan pasti dari APBD, gak mungkin dari pusat kan. Karena ini kan program dari Pemprov Kaltim," tegasnya.

Keberangkatan perdana ini khusus untuk umat Islam yang akan menunaikan umrah.\

Baca juga: Lewat Program Gratispol, Pemprov Kaltim Bakal Berangkatkan Umrah Ratusan Marbot Setiap Tahun

Di bulan depan, kloter selanjutnya akan ada juga dari umat non muslim.

"Sekarang khusus muslim karena umrah kan tapi tadi sudah dijelaskan ada seratus sekian orang yang nanti kita berangkatkan bulan september yang non muslim," pungkas Seno Aji. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved