Berita Kaltim Terkini
Daftar 7 PTN di Kaltim dan Besaran Dana Pendidikan Gratispol yang Diterima dari Pemprov
Berikut daftar 7 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kaltim yang telah menerima dana pendidikan Gratispol dari Pemprov Kalimantan Timur. Cek besarannya.
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Amalia Husnul A
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) telah mencairkan dana pendidikan Gratispol untuk 7 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kaltim.
Besaran dana pendidikan Gratispol yang dicairkan Pemprov Kaltim ini berbeda-beda untuk setiap PTN tergantung kebutuhan masing-masing.
Pencairan dana pendidikan Gratispol untuk 7 PTN di Kaltim ini disampaikan Gubernur Kaltim, Rudy Masud.
Secara keseluruhan, menurut Rudy Masud, Pemprova Kaltim siap mencairkan dana pendidikan Gratispol sebesar Rp 44.153.600.000
Baca juga: Pemprov Kaltim Tetap Jalankan Gratispol dan Jospol Meski Dana TKD 2026 Turun
Gubernur Kaltim, Rudy Masud menyebut langkah ini diambil sebagai bentuk upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui investasi strategis di sektor pendidikan tinggi.
Menurut Gubernur Kaltim, dana Gratispol ini membuka akses pendidikan yang luas merupakan kunci utama untuk mempersiapkan generasi muda Kalimantan Timur menyongsong era generasi emas Indonesia 2045.
Kamis (13/11/2025), Rudy Masud mengatakan, "Saya instruksikan dana ini wajib digunakan seoptimal mungkin dan tepat sasaran, dengan memprioritaskan keringanan biaya studi, khususnya Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa kita." .
Dana bantuan pendidikan sebesar Rp 44,15 miliar tersebut didistribusikan kepada tujuh institusi pendidikan tinggi negeri dengan porsi yang berbeda-beda sesuai kebutuhan masing-masing kampus.
Berikut daftar 7 PTN dan besaran dana pendidikan Gratispol yang diterima dari Pemprov Kaltim:
- Universitas Mulawarman (Unmul) di Kota Samarinda mendapatkan alokasi paling besar, yaitu Rp 22.454.300.000.
- Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) memperoleh dana sebesar Rp 6.382.100.000,
- UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) di Samarinda menerima Rp 4.898.600.000.
- Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Kota Balikpapan mendapat jatah Rp 4.680.500.000
- Politeknik Kesehatan Kemenkes di Samarinda memperoleh Rp 3.562.940.000
- Politeknik Negeri Balikpapan menerima Rp 1.570.360.000, dan
- Politeknik Pertanian Negeri Samarinda mendapat alokasi Rp 604.800.000.
Pimpinan PTN Segera Verifikasi
Para pimpinan PTN yang telah menerima dana diminta untuk segera melakukan verifikasi ke rekening kampus masing-masing.
Hal ini bertujuan agar dana tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk meringankan beban UKT atau biaya kuliah mahasiswa.
"Pengelolaannya harus akuntabel, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan setiap saat," ujar Gubernur.
Kepala BPKAD Kaltim, Ahmad Muzakkir, mengonfirmasi seluruh tahapan administrasi pencairan dana telah tuntas dilaksanakan dengan efisien.
"SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) sudah kita terbitkan per tanggal 12 November 2025, hanya satu jam selang pengajuan SPM (Surat Perintah Membayar) dari Biro Kesra," ungkap Ahmad Muzakkir.
Pencairan untuk PTS
Terkait pencairan bantuan untuk institusi pendidikan tinggi swasta, pemerintah provinsi menjelaskan bahwa prosesnya masih menunggu kelengkapan dokumen administrasi.
Pihak kampus swasta diminta untuk segera mengajukan berkas kelengkapan administrasi mereka kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) melalui Biro Kesejahteraan Rakyat.
Penundaan ini disebabkan oleh mekanisme pencairan yang harus mengikuti prosedur hibah daerah secara ketat dan terstruktur sesuai regulasi yang berlaku.
Mahasiswa Segera Daftar di Link Gratispol
Sebelumnya, sejumlah universitas di Kaltim mengeluhkan belum ada pencairan dana pendidikan Gratispol.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Biro Kesra) Setda Provinsi Kalimantan Timur, Dasmiah, menjelaskan pihaknya akan menyalurkan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) tersebut pada minggu kedua bulan November ini.
"Jadi minggu ke-2 November itu insya Allah sudah diselesaikan pencairannya sesuai dengan tahapan mahasiswa yang sudah di-SK-kan," ungkap Dasmiah, Rabu (5/11/2025).
Dasmiah menegaskan anggaran pembayaran UKT untuk mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri maupun swasta sudah dimitigasi sejak awal melalui serangkaian rapat koordinasi.
Pihaknya telah menggelar tiga kali rapat dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta terkait pencairan anggaran yang masuk dalam pos Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Perubahan, bukan pergeseran anggaran.
Menurut Dasmiah, review dari Kementerian Dalam Negeri tentang ABT Perubahan telah selesai di akhir Oktober.
Saat ini, proses yang sedang berjalan adalah pengajuan pencairan dana setelah pembuatan Surat Keputusan (SK) kepada Gubernur diselesaikan.
"Alhamdulillah untuk ABT kan sudah selesai dari Kemendagri, review dan perbaikannya sudah selesai.
Dan saat ini proses kami adalah pengajuan pencairan," jelas Dasmiah.
Dasmiah menambahkan untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), pencairan sudah memasuki tahap ketiga dan akan segera masuk tahap keempat.
Sementara untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sudah memasuki tahap kedua.
Dasmiah mengimbau kepada seluruh mahasiswa untuk segera mendaftarkan diri melalui link Gratispol (https://pendidikan.gratispol.kaltimprov.go.id/) yang merupakan basis data pemerintah provinsi.
Melalui link tersebut, pihaknya dapat memverifikasi apakah pendaftar adalah warga Kaltim dan apakah mendapatkan beasiswa lain selain program Gratispol.
Ia menegaskan mahasiswa yang tidak mendaftar melalui link tersebut tidak akan masuk dalam tahapan pengumuman penerima bantuan.
Meskipun tahapan pengumuman sudah hampir selesai, pihaknya menghimbau mahasiswa yang belum mendaftar untuk segera melakukan registrasi agar proses administrasi dapat berjalan cepat.
"Tapi kami tidak menunggu mahasiswa yang belum mendaftar, terpaksa mohon maaf kami tinggal dulu untuk tahapan berikutnya," tegas Dasmiah.
Dasmiah menjelaskan mahasiswa yang sudah terdaftar di tahap 1-4 untuk PTN dan tahap 1-2 untuk PTS akan langsung ditransfer dana UKT-nya ke perguruan tinggi pada minggu kedua November ini karena prosesnya sudah selesai.
Pemerintah Provinsi Kaltim juga akan menggelar penyerahan simbolis kepada mahasiswa pada 10 November mendatang sebagai tanda dimulainya pencairan dana UKT program Gratis Pol.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk merealisasikan program ini, yakni ratusan miliar rupiah yang akan dinikmati puluhan ribu mahasiswa di Kaltim.
"Totalnya seluruhnya 156 M, 7 PTN, 45 perguruan tinggi swasta, kerja sama, dan afirmasi. Jumlah mahasiswanya kurang lebih 33.600 sekian," pungkas Dasmiah
Baca juga: Pemprov Kaltim akan Bentuk Satgas Khusus di Perguruan Tinggi untuk Awasi Program Gratispol
(TribunKaltim.co/Raynaldi Paskalis)
Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram
Gratispol
pendidikan
Pemprov Kaltim
Perguruan Tinggi Negeri
PTN
Gubernur Kaltim
Rudy Masud
TribunKaltim.co
| Dana Transfer ke Daerah Dipangkas, Langkah Pemprov Kaltim untuk Gratispol Pendidikan dan Kesehatan |
|
|---|
| Pemprov Kaltim Hadapi Tantangan Kuota Beasiswa Gratispol, Wagub Seno Aji Pastikan Solusi |
|
|---|
| Program Gratispol, Pemprov Kaltim Kucurkan Rp1 Juta per Siswa untuk Seragam Sekolah Gratis |
|
|---|
| 45 PTS Jalin Kerjasama dengan Gratispol Pendidikan, Seluruh Biaya Akan Ditanggung Pemprov Kaltim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251113_dana-pendidikan_Gratispol_PTN_Pemprov-Kaltim_Rudy-Masud_Gubernur-Kaltim.jpg)