Sabtu, 25 April 2026

Strategi Gerindra Menuju 2029

PKB dan PKS Santai Hadapi Gerindra, Perpindahan Kepala Daerah Dianggap Bagian Persaingan Jelang 2029

Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, menyebut dinamika tersebut merupakan hal yang lumrah dalam politik.

|
TRIBUN KALTIM
LANGKAH POLITIK GERINDRA - Cover koran Tribun Kaltim edisi hari ini, Sabtu (29/11/2025). Membahas di antaranya PKB dan PKS santai hadapi langkah politik Gerindra 

Ringkasan Berita:
  • PKB Kaltim menilai perpindahan dukungan kepala daerah ke partai besar sebagai hal wajar dan menegaskan fokus pada tiga pola politik: keteladanan, kepeloporan, dan kehadiran untuk Pemilu 2029
  • PKS Kaltim juga menganggap manuver Gerindra wajar dan memilih memperkuat kader internal, terutama di Berau dan Kutai Timur
  • Kedua partai menekankan pentingnya komunikasi, penguatan basis, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
 

TRIBUNKALTIM.CO - DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur menanggapi isu pergeseran sikap politik sejumlah kepala daerah yang disebut mulai merapat ke partai-partai besar lain.

Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, menyebut dinamika tersebut merupakan hal yang lumrah dalam politik.

“Sikap politik dari teman-teman kepala daerah itu kan sikap individu. Dalam politik itu biasa saja, lumrah,” ujarnya, Kamis (27/11/2025).

Menurut Syafruddin, keputusan kepala daerah mendekat ke partai lain, termasuk Partai Gerindra, tidak perlu ditanggapi berlebihan. Ia menilai politik Indonesia masih berorientasi pada kekuasaan.

“Siapapun boleh. Ada kepastian apa, ada janji apa, kan kita tidak tahu. Saya menghormati apapun sikap para politisi Kaltim,” lanjutnya.

Baca juga: Manuver Gerindra Menuju Pemilu 2029, Rayu Kepala Daerah di Kaltim, Respons PDIP, Golkar dan PKS

Politisi yang akrab disapa Udin ini menegaskan PKB tidak merasa terancam oleh strategi partai besar seperti Gerindra maupun Golkar, yang sebelumnya merupakan mitra koalisi di Pilkada 2024.

“PKB adalah partai yang bekerja atas aspirasi rakyat. Rakyat akan menentukan, menitipkan aspirasinya kepada partai atau caleg mana. Itu akan diuji di Pemilu nanti,” tegasnya.

Syafruddin juga menyoroti perubahan komposisi pemilih, di mana Gen Z kini mendominasi hingga sekitar 65 persen. Pergeseran karakter pemilih tersebut, kata dia, menjadi tantangan sekaligus peluang.

Untuk merebut hati pemilih muda, PKB menyiapkan tiga pola politik sebagai modal utama pada Pemilu 2029

Pertama politik keteladanan, kader PKB harus menjadi sosok yang dapat diteladani.

Kedua politik kepeloporan, sehingga para kader PKB terus menjadi pelopor perubahan, baik di eksekutif maupun legislatif.

Ketiga atau yang terakhir, politik kehadiran, artinya PKB harus senantiasa hadir di tengah masyarakat.

"Dengan tiga pola politik inilah yang akan menjadi modal dan bekal kader-kader PKB untuk bertarung, bersaing, berkompetisi pada Pemilu 2029," tegasnya.

PKS Anggap Wajar

Sementara itu, DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kaltim merespons santai manuver Partai Gerindra yang berhasil merekrut sejumlah kepala daerah dari partai lain.

Sekretaris DPW PKS Kaltim, Wasis Riyanto, menilai langkah tersebut merupakan strategi normal dalam persaingan politik.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved