Rabu, 8 April 2026

Polemik Beasiswa Gratispol

10 Mahasiswa Pascasarjana ITK Kehilangan Status Penerima Gratispol

Status penerima Gratispol mahasiswa pascasarjana Institut Teknologi Kalimantan dibatalkan setelah mereka dinyatakan lolos dan sudah membayar UKT.

|
Penulis: Zainul | Editor: Miftah Aulia Anggraini
HO/Humas ITK
PROGRAM GRATISPOL BATAL - Ilustrasi Gedung Institut Teknologi Kalimantan dari depan kanan. Program gratispol yang menjadi program unggulan Gubernur Kaltim beserta wakilnya mulai dikeluhkan mahasiswa, Selasa (20/1). Keluhan ini datang dari mahasiswa pasca sarjana di kampus ITK, mereka merasa dibohongi dengan program beasiswa ini. (HO/Humas ITK) 

Ringkasan Berita:
  • Status Gratispol dibatalkan sepihak terhadap 10 mahasiswa S2 kelas eksekutif ITK, tujuh di antaranya sudah diumumkan lolos.
  • Mahasiswa telah membayar UKT dengan harapan penggantian melalui Gratispol, namun dana belum dikembalikan.
  • Pembatalan merujuk Pergub Kaltim No. 24/2025, yang mengecualikan kelas eksekutif, memicu sorotan pada sosialisasi dan kepastian hukum.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Program pendidikan Gratispol, kebijakan unggulan Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas'ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, mulai dikeluhkan masyarakat.

Kali ini, keluhan datang dari sejumlah mahasiswa pascasarjana Institut Teknologi Kalimantan (ITK) yang merasa dibohongi setelah status penerima beasiswa mereka mendadak dibatalkan.

Ironisnya, para mahasiswa tersebut mengaku telah mengikuti seluruh prosedur pendaftaran Program Gratispol, bahkan sudah membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan harapan biaya pendidikan mereka akan diganti melalui skema beasiswa tersebut.

Namun hingga kini, dana yang telah dibayarkan tak kunjung dikembalikan.

Baca juga: Reaksi Wagub Kaltim Seno Aji soal Mahasiswa S2 ITK Balikpapan Batal Dapat Beasiswa Gratispol

Kasus ini mencuat di lingkungan ITK Balikpapan, kampus negeri ternama di Kalimantan Timur.

Mahasiswa yang terdampak merupakan peserta program pascasarjana kelas eksekutif, yang awalnya dinyatakan lolos sebagai penerima Gratispol.

Saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co pada Selasa (20/1/2026), pihak ITK membenarkan adanya keluhan tersebut.

ITK melalui bagian Humas mereka menyampaikan penjelasan secara tertulis sekaligus menyatakan bahwa kampus tengah berupaya memfasilitasi mahasiswa yang bersangkutan untuk melakukan pertemuan dan klarifikasi bersama pimpinan ITK dalam waktu dekat.

Baca juga: Beasiswa Gratispol Kaltim 2026 Masih Dibuka untuk Mahasiswa D3-S3, Ini Cara Daftarnya

“Terkait Program Beasiswa Gratispol yang merupakan program Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, ITK saat ini tengah memfasilitasi mahasiswa terdampak untuk melakukan pertemuan dan klarifikasi bersama pimpinan ITK,” ujar Humas ITK Della Aswintha Asdedi.

Ia menjelaskan, total terdapat 10 mahasiswa pascasarjana kelas eksekutif yang terdampak.

Dari jumlah tersebut, 7 mahasiswa bahkan sempat diumumkan sebagai penerima beasiswa, sebelum akhirnya status tersebut dibatalkan secara sepihak.

“Tujuh mahasiswa di antaranya adalah mahasiswa yang sudah sempat diumumkan sebagai penerima beasiswa," tambahnya.

Baca juga: Peringatan HUT ke-69 Kaltim, Mantan Wagub Kaltim Mendukung Program Pendidikan Gratispol

Dikonfirmasi secara terpisah, salah satu mahasiswa terdampak, Ade Rahayu, mahasiswi S2 Manajemen Teknologi ITK, mengaku sangat kecewa dengan kebijakan tersebut.

Ia menyebut telah memastikan langsung ke admin Gratispol sebelum mendaftar, termasuk menanyakan apakah kelas eksekutif diperbolehkan mengikuti program tersebut.

“Admin Gratispol menyatakan mahasiswa kelas eksekutif boleh mendaftar. Karena itu saya daftar, unggah semua berkas, dan ikut seluruh tahapan seleksi,” ungkap Ade.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved