Sabtu, 23 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

UMKT Buka Suara soal Mahasiswi S2 Gratispol yang Dibatalkan

Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) buka suara terkait keluhan salah satu mahasiswa S2 yang program gratispolnya dibatalkan.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS
DALAMI MASALAH GRATISPOL - Kepala Humas UMKT, Ade Ismail Ramadhan Hamid, saat di temui di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). Selasa (3/2/2026) sore. Ade menjelasakan, pihak kampus akan mendalami permasalahan ini guna mencari jalan keluar terbaik bagi mahasiswa yang bersangkutan. (TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS) 

Setelah itu, baru akan dijalankan mekanisme dan langkah-langkah yang diperlukan.

Baca juga: Admin Gratispol Lambat Respons, Kesra Kaltim: 10 Orang Layani Ribuan Mahasiswa

Dia menegaskan kampus mendorong semua mahasiswa UMKT untuk dapat memanfaatkan program Gratispol, selama memenuhi persyaratan sebagai warga Kalimantan Timur.

Hingga saat ini, sekitar 3.500 mahasiswa baru UMKT tercatat sebagai penerima manfaat program Gratispol.

Ade menekankan, pihak kampus tidak menutup diri untuk terus melakukan pembenahan untuk memberikan kemudahan kepada seluruh mahasiswa.

"Kalaupun memang ada kendala teknis mungkin, itu yang nanti perlu kita perbaiki," tuturnya.\

Baca juga: Gratispol Bukan Gratis Total, DPRD Kaltim Minta Pemprov Transparan

Kronologi Gratispol Batal

Sebelumnya diberitakan, Salah satu mahasiswa, Zahra, dari program pascasarjana hukum UMKT menceritakan pengalaman pahitnya. 

Ibu rumah tangga berusia lebih dari 50 tahun ini telah dinyatakan lolos Gratispol berdasarkan pengumuman resmi dan menjalani perkuliahan selama satu semester.

Namun, kini namanya telah dihapus sebagai penerima beasiswa tersebut.

"Beasiswa itu diumumkan, saya berbahagia. Beasiswa itu membantu sekali. Cuma karena tiba-tiba dihapus, ya kecewa lah saya, kecewa," ungkap Zahra.

Baca juga: Program Gratispol yang Tidak Pol

Zahra menjelaskan dirinya berasal dari kelas Weekend yang tidak jelas kategorinya, apakah reguler atau eksekutif. 

Menurutnya, dikelasnya banyak mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi yang memiliki semangat tinggi untuk melanjutkan pendidikan.

Ia menyayangkan pencabutan beasiswa secara mendadak tersebut.

Apabila dari awal tidak dinyatakan lolos, Zahra mengaku akan segera mengurus beasiswa lain, termasuk beasiswa dari alumni Muhammadiyah yang berpeluang besar untuk didapatkannya.

Akibat putusnya beasiswa tersebut, Zahra kini diminta membayar biaya kuliah semester lalu dan semester yang sedang berjalan.

Baca juga: Keluhan Mahasiswa Unmul soal Skema Beasiswa Gratispol, Ditagih UKT saat Urus KRS Semester Genap

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved