Kuliner
Diorama Burger Bar Hadirkan Burger Eksklusif dan Pengalaman Berbeda di Tiap Event
Diorama Burger Bar di Balikpapan hadir lewat konsep pop up kitchen dengan menu eksklusif di setiap event
Penulis: Ardiana | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Diorama Burger Bar tidak hanya menjual burger, tetapi juga pengalaman yang berbeda di setiap kemunculannya.
Setelah kembali aktif lewat konsep pop up kitchen, usaha kuliner tersebut kini dikenal dengan menu terbatas dan kolaborasi unik di tiap acara.
Alih-alih membuka toko permanen dalam waktu dekat, Diorama memilih hadir berpindah-pindah dari satu kafe ke kafe lain.
Founder Diorama Burger Bar, Teddy Alvaro, mengatakan konsep tersebut membuat pelanggan harus mengikuti jadwal pop up untuk bisa menikmati menu tertentu yang belum tentu tersedia di kesempatan berikutnya.
Bahkan, kata dia, setiap pop up selalu membawa sesuatu yang baru agar pelanggan memiliki pengalaman berbeda di tiap kunjungan.
Baca juga: Bukan Cuma Proyek Konstruksi, Intip Geliat Usaha Kuliner yang Mulai Menjamur di Kawasan IKN
"Di setiap pop up atau buka pre order, pasti ada menu yang cuma ada saat itu doang," ujarnya, Rabu (27/5/2026).
Hadirkan Pengalaman Berbeda
Menurutnya, konsep itu sengaja dibuat agar pelanggan tidak hanya datang untuk makan burger, tetapi juga merasakan atmosfer dan cerita yang berbeda di setiap event.
Diorama juga membuka diri terhadap kolaborasi menu bersama tempat atau brand yang menjadi partner pop up mereka.
Sebab, ide menu biasanya lahir dari obrolan santai dengan pemilik brand sebelum diterjemahkan menjadi produk kuliner.
"Kita bisa implementasiin cerita dia jadi sebuah produk yang relate dan well curated," ungkapnya.
Baca juga: Kultus Daging jadi Supplier Brisket yang Pasok Kafe dan Resto di Balikpapan
Saat ini burger masih menjadi produk utama Diorama. Namun, mereka mulai menyiapkan eksplorasi menu baru seperti sandwich, hotdog hingga steak.
Bahkan, Diorama juga membuka kemungkinan menghadirkan reinterpretasi menu lokal dengan gaya mereka sendiri.
"Diorama punya karakter dan pasarnya sendiri," ujarnya.
Konsep pop up yang fleksibel dinilai menjadi strategi untuk menjaga eksklusivitas sekaligus membangun kedekatan dengan pelanggan.
Selain itu, kolaborasi lintas brand juga membuka peluang memperluas pasar dan menghadirkan inovasi kuliner baru di Balikpapan.
Baca juga: Warung Makan Banjar di Balikpapan Andalkan Menu Bakaran Resep Turun Temurun
| Coffee Bontugu Ketapanrame Naik Kelas, Tembus Ekspor hingga jadi Motor Wisata Desa |
|
|---|
| Didampingi BI, Coffee Bontugu Mojokerto Tembus Pasar Belanda dan China |
|
|---|
| Kultus Daging jadi Supplier Brisket yang Pasok Kafe dan Resto di Balikpapan |
|
|---|
| Kapali Burger Viral Turki Hadir di Grand Jatra Balikpapan Lewat Program Food Of The Month |
|
|---|
| Taralaya Social Grounds Balikpapan Hadirkan Menu Sehat, Cocok untuk Pecinta Padel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260527_Diorama-Burger-Bar-Kuliner.jpg)