Berita Kaltim Terkini
5 Daerah di Kalimantan Timur yang Paling Rawan Kejahatan
Tingkat keamanan suatu daerah tidak hanya dapat diukur dari banyaknya laporan tindak pidana yang masuk ke kepolisian.
Sementara itu, selang waktu terjadinya kejahatan mencapai 439. Artinya, dibandingkan daerah lain, frekuensi terjadinya tindak pidana di Samarinda termasuk yang paling sering.
Sebagai pusat pemerintahan dan kota terbesar di Kalimantan Timur, Samarinda memiliki aktivitas ekonomi, perdagangan, pendidikan, serta mobilitas penduduk yang sangat tinggi.
Penajam Paser Utara Menempati Posisi Kedua
Di urutan kedua terdapat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dengan risiko kejahatan sebesar 223 kasus per 100.000 penduduk.
Kabupaten yang kini menjadi salah satu wilayah penyangga utama pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut mencatat sebanyak 420 laporan kejahatan sepanjang tahun 2024.
Tingkat penyelesaian tindak pidana di wilayah ini mencapai 77 persen, sementara selang waktu terjadinya kejahatan tercatat 2.054.
Meski jumlah kasus yang dilaporkan jauh lebih sedikit dibandingkan Samarinda maupun Balikpapan, risiko kejahatan di PPU tetap tinggi karena jumlah penduduknya lebih kecil sehingga proporsi kasus terhadap populasi menjadi lebih besar.
Kutai Barat Berada di Posisi Ketiga
Kabupaten Kutai Barat menempati posisi ketiga dalam daftar daerah dengan risiko kejahatan tertinggi di Kalimantan Timur.
Wilayah ini mencatat risiko penduduk terkena tindak pidana sebesar 205 kasus per 100.000 penduduk.
Jumlah kejahatan yang dilaporkan selama tahun 2024 mencapai 354 kasus dengan tingkat penyelesaian perkara sebesar 77 persen.
Adapun selang waktu terjadinya kejahatan tercatat 2.448.
Meskipun jumlah kasus kriminal yang dilaporkan tidak sebesar kota-kota besar, tingkat risiko di Kutai Barat tetap tinggi karena jumlah penduduk yang relatif lebih sedikit dibandingkan wilayah perkotaan.
Kota Bontang Masuk Empat Besar
Posisi keempat ditempati Kota Bontang dengan risiko kejahatan sebesar 196 kasus per 100.000 penduduk.
Sepanjang tahun 2024, tercatat sebanyak 515 laporan tindak pidana di kota industri tersebut.
Namun demikian, Bontang memiliki persentase penyelesaian tindak pidana yang paling rendah di antara lima besar daerah rawan kejahatan, yakni hanya 34 persen.
Selang waktu terjadinya kejahatan di Kota Bontang tercatat 1.703.
| BBPJN Kaltim Percepat Pemeliharaan Rutin Jalan Perbatasan di Mahakam Ulu |
|
|---|
| Waspada Kabut Pagi serta Ancaman Karhutla di Enam Wilayah Kalimantan Timur |
|
|---|
| POPULER KALTIM: Paripurna Hak Angket DPRD Kaltim Ditunda hingga Eks Bupati Kukar Muncul di Medsos |
|
|---|
| SIWO PWI Kaltim Terakomodasi dalam Kepengurusan KONI Kaltim 2026-2030 |
|
|---|
| 10 Provinsi dengan Penggunaan LPG Terbesar untuk Memasak pada 2025, Kalimantan Timur Tertinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250729_kejahatan-indonesia.jpg)