Teriakan Bom di Pesawat

Pengacara Tegaskan Kliennya tak Sebut Bom di Pesawat, Pernyataan Pramugari Bikin Penumpang Panik

Tim kuasa hukum Frantinus Nirigi menegaskan, jika kliennya itu tidak ada menyebut kata bom dalam pesawat Lion Air JT687 tujuan Pontianak-Jakarta

Pengacara Tegaskan Kliennya tak Sebut  Bom di Pesawat, Pernyataan Pramugari Bikin Penumpang Panik
IST
ILUSTRASI. Penumpang keluar dari pesawat Lion Air akibat isu adanya bom 

TRIBUNKALTIM.CO - Tim kuasa hukum Frantinus Nirigi menegaskan, jika kliennya itu tidak ada menyebut kata bom dalam pesawat Lion Air JT687 tujuan Pontianak-Jakarta pada 28 Mei 2018.

Hal tersebut diungkapkan kuasa hukum Frantinus dari Papua, Aloysius Renwarin bersama Frederika Korain saat jumpa pers di Pontianak, Kamis (7/6/2018).

Dalam pemeriksaan tambahan yang dilakukan Penyidik PNS Kementerian Perhubungan pada Rabu (6/6/2018) di ruang Korwas Ditreskrimsus Polda Kalbar, kliennya sama sekali tidak menyebut kata bom sebagaimana yang diberitakan sebelumnya.

Baca: 8 Jam Dikuburkan, Bayi Ini Ditemukan Masih Hidup, Begitu Keluar dari Timbunan, Tangisnya Kencang

Baca: Fenita Arie Kaget, Tagihan Listrik Rumahnya Melonjak hingga Rp 18 Juta, Tanya Begini pada PLN

Baca: Pernah Alami Pelecehan Serupa dengan Via Vallen, Dj Dinar Candy Ceritakan Kronologinya

Frantinus merupakan orang terakhir yang masuk ke dalam pesawat Lion Air tersebut.

Seharusnya Frantinus saat itu duduk di bangku 2A seperti yang tertera dalam boarding pass, namun dia pindah ke 2C karena ada sepasang suami istri yang duduk di tempatnya.

Frantinus kemudian menempatkan tas di kompertemen bagasi kabin barang bawaan tersebut dan diletakkan di kompartemen kabin seberang tempat duduk di belakang tempat duduknya, yakni pada deretan (seat raw) ke-3.

Baca: Ini Ramalan Zodiak Jumat (8/6/2018), Ada yang Cenderung Posesif hingga yang Bakalan Penuh Romansa

Baca: Polisi Filipina Menangkap Hampir 500 Orang Pelaku Penipuan Online, Delapan Warga Israel Terlibat

Baca: BREAKING NEWS - Balita Tewas Terseret Banjir di Loa Janan

Saat Frantinus kembali ke tempat duduknya, dia melihat pramugari mendorong tas tersebut ke dalam kompartemen secara kuat.

"Frantinus bilang, awas bu, ada tiga laptop dalam tas saya. Tidak ada dia bilang bom," tegas Aloysius.

Baca: Anak Pelaku Teror Bom Polrestabes Surabaya Ingin Temui Wali Kota. Begini Respons Bu Risma

Baca: Kapten Persiba Memprediksi Brasil Juara Piala Dunia Rusia

Baca: Sepuluh Cabor Menerima Bantuan Penunjang Latihan Setelah Lebaran

Mendengar jawaban Frantinus, pramugari kemudian menegurnya supaya tidak bercanda.

Frantinus kemudian meminta maaf kepada pramugari.

Baca: Skuat Borneo FC Diliburkan Usai Takluk Dari PSIS Semarang

Baca: Conor McGregor Batal Jadi Atlet Olahraga Terkaya Versi Forbes, Ini Penyebabnya!

Baca: Dipastikan Tidak Dianggarkan THR, Honorer Kaltim Berharap Ada Keajaiban

Saat itu, belum terjadi kepanikan seperti yang tergambar dalam video yang beredar.

Kepanikan tersebut, justru terjadi setelah pramugari mengumumkan kepada penumpang untuk keluar melalui pintu depan.

Baca: Dua Tahun Guru Honor tak Dapat THR, PGRI Sesalkan Sikap Pemprov Kaltim

Baca: Lonjakan Penumpang 500-1.000 Orang Tapi Tidak Ada Extra Flight

Baca: Belum dapat Tiket Kapal, Pemudik bisa Menginap di Lantai 2 Terminal Pelabuhan Semayang

"Yang membuat penumpang panik bukan karena ucapan Frantinus, tetapi pada saat pramugari menyampaikan pengumuman yang bunyinya diduga di antara para penumpang ada yang membawa bahan peledak," tegas Aloysius.

Penulis : Kontributor Pontianak, Yohanes Kurnia Irawan

(Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengacara Tegaskan Frantinus Tak Sebut Bom dalam Pesawat Lion Air")

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Pengacara Tegaskan Frantinus Tak Sebut Bom, Namun Penumpang Panik Saat Pramugrari Umumkan Ini, http://bogor.tribunnews.com/2018/06/07/pengacara-tegaskan-frantinus-tak-sebut-bom-namun-penumpang-panik-saat-pramugrari-umumkan-ini.

Editor: Yudhi Maulana Aditama

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help