Bupati Kutim Ismunandar Beri Beasiswa S2 untuk Lulusan STAIS Terbaik

Bupati Kutim Ismunandar memberikan beasiswa S2 untuk lulusan STAIS terbaik.

Bupati Kutim Ismunandar Beri Beasiswa S2 untuk Lulusan STAIS Terbaik
TRIBUN KALTIM / MARGARET SARITA
Bupati Ismunandar berfoto bersama para wisudawan dan wisudawati terbaik STAIS Kutim. 

Bupati Kutim Ismunandar Beri Beasiswa S2 untuk Lulusan STAIS Terbaik

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Rapat senat terbuka dalam rangka wisuda VIII Sarjana Strata I jurusan Tarbiah program studi Pendidikan Agama Islam dan jurusan Syariah prodi Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta (STAIS) digelar di ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Kamis (21/2/2019).

Tak kurang 156 wisudawan dan wisudawati mendapat gelar sarjana di hari yang berbahagia tersebut. Bahkan, dalam kesempatan tersebut, Bupati Kutim Ismunandar yang menyaksikan prosesi wisuda langsung memberi beasiswa S2 dari Pemkab Kutim untuk mereka yang lulus dengan predikat cum laude.

“Sama seperti STIPER, bagi lulusan Cumlaude STAIS juga diberi kesempatan untuk mendapat beasiswa kuliah S2 di universitas terbaik di Indonesia, agar bisa memperkuat perahu STAIS,” ujar Ismunandar.

Wabub Kutim Kasmidi Bulang Tegas, TK2D Kasus Narkoba Pasti akan Dipecat

30 UKM di Kutim Lulus Program UKM Tangguh, Siap Pasarkan Produk Lokal ke Nasional dan Internasional

Sekda Kutim Irawansyah Tegaskan, TK2D Malas Siap-siap Diputus Kontrak

Ia mengaku bangga melihat para wisudawan dan wisudawati STAIS Kutim telah menyelesaikan etape pertama dalam hidup. Mengapa etape pertama, karena setelah keluar dari pintu gedung GSG, baru berpikir, mau dibawa kemana ijazah yang dipegangnya.

“Terima kasih, peran alumni STAIS banyak di desa-desa. Ini bukti, lulusannya mau bersama membangun Kutim sebagai generasi yang tangguh. Mari kita tidak melupakan sejarah. Bahwa berdirinya STAIS dimulai dari gang sempit di Jalan Margo Santoso, menumpang di sekolah madrasah berbahan kayu. Sekarang di gedung yang representatif. Ini perjalanan yang harus selalu diingat,” kata Ismunandar.

Dalam waktu dekat, lanjut Ismunandar, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) segera diresmikan dan siap beroperasi. Semua harus siap. “Saya minta penyerapan tenaga kerja lokal. Banyak sarjana ekonomi syariah yang lulus, bisa berperan di KEK Maloy. Karena setelah dibuka 519 hektare lahan di sana, sudah banyak investor yang masuk,” ungkap Ismunandar.

30 Organisasi Perangkat Daerah di Kutim Belum Rampungkan Dokumen Pelasanaan Anggaran

Plt Bupati Kukar dan Bupati Kutim Ingin Infrastruktur Perbatasan segera Dibangun

Sebelumnya, Ketua STAIS Kutim, Drs H Erlyan Noor mengungkapkan harapannya agar para lulusan bisa berkarya secara profesional di bidang yang diminati. “Sebagai lulusan sekolah tinggi Islam, berkarya di bawah spirit Islam dan Islami, sebagai seorang muslim dan muslimah. Alumni STAIS banyak yang menjadi tenaga pengajar dan PNS, ada juga yang jadi dosen di IAIN Samarinda,” kata Erlyan. (*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved