Tips Dapur

Stok Daging Kurban Berlimpah, Ini Cara Menyimpannya agar tak Rusak dan Berubah Rasa

Namun jangan sembarangan menyimpan daging. Jika tidak benar, daging yang disimpan bisa menjadi rusak dan berisiko menimbulkan keracunan.

net/google
Ilustrasi - Daging sapi 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Hal yang khas dari Lebaran Idul Adha adalah mendapat daging kurban, baik sapi maupun kambing.

Kadang hingga berlebih hingga bingung mau dimasak apa. Menyantap daging terus-terusan tentu akan membosankan, selain itu juga tak baik untuk kesehatan.

Nah, ada baiknya, daging kurban yang kita dapat disimpan dengan baik agar suatu saat bisa kita konsumsi di kemudian hari.

Namun jangan sembarangan menyimpan daging. Jika tidak benar, daging yang disimpan bisa menjadi rusak dan berisiko menimbulkan keracunan.

Baca: Punya Iga Kambing di Rumah? Yuk Bikin Iga Saus Basil

Berikut ini adalah cara-cara menyimpan daging dengan baik.

Perlu diketahui, daging segar tahan disimpan di chiller atau penyimpanan dingin hanya 2-3 hari pada suhu di bawah 40 derajat celcius.

Bila ingin menyimpannya lebih lama, masukkan di dalam freezer atau penyimpanan beku. Di freezer pada suhu -18 derajat celcius sampai -23,5 derajat celcius, daging bisa bertahan hingga tiga bulan.

Ada beberapa syarat agar daging tetap segar dan aman diolah setelah disimpan di freezer:

* Daging harus dalam kondisi segar. Begitu Anda dapat daging yang betul-betul segar, pisahkan antara yang mau dimasak hari itu dan yang mau disimpan, jangan menunda waktu untuk menyimpan.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved