Kamis, 9 April 2026

Tips Dapur

Stok Daging Kurban Berlimpah, Ini Cara Menyimpannya agar tak Rusak dan Berubah Rasa

Namun jangan sembarangan menyimpan daging. Jika tidak benar, daging yang disimpan bisa menjadi rusak dan berisiko menimbulkan keracunan.

net/google
Ilustrasi - Daging sapi 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Hal yang khas dari Lebaran Idul Adha adalah mendapat daging kurban, baik sapi maupun kambing.

Kadang hingga berlebih hingga bingung mau dimasak apa. Menyantap daging terus-terusan tentu akan membosankan, selain itu juga tak baik untuk kesehatan.

Nah, ada baiknya, daging kurban yang kita dapat disimpan dengan baik agar suatu saat bisa kita konsumsi di kemudian hari.

Namun jangan sembarangan menyimpan daging. Jika tidak benar, daging yang disimpan bisa menjadi rusak dan berisiko menimbulkan keracunan.

Baca: Punya Iga Kambing di Rumah? Yuk Bikin Iga Saus Basil

Berikut ini adalah cara-cara menyimpan daging dengan baik.

Perlu diketahui, daging segar tahan disimpan di chiller atau penyimpanan dingin hanya 2-3 hari pada suhu di bawah 40 derajat celcius.

Bila ingin menyimpannya lebih lama, masukkan di dalam freezer atau penyimpanan beku. Di freezer pada suhu -18 derajat celcius sampai -23,5 derajat celcius, daging bisa bertahan hingga tiga bulan.

Ada beberapa syarat agar daging tetap segar dan aman diolah setelah disimpan di freezer:

* Daging harus dalam kondisi segar. Begitu Anda dapat daging yang betul-betul segar, pisahkan antara yang mau dimasak hari itu dan yang mau disimpan, jangan menunda waktu untuk menyimpan.

* Jangan menyimpan daging dalam ukuran besar, sebaiknya potong-potong daging sebelum disimpan agar pembekuan lebih merata.

* Bungkus daging dengan kemasan plastik tebal, dikemas rapat agar daging tidak mengalami dehidrasi. Daging yang dehidrasi akan mengalami perubahan warna menjadi coklat kehitaman, akan terjadi penyimpangan rasa bila diolah, dan alot.

Baca: Lebaran Idul Adha Santap Nasi Kebuli, Mari Coba Resepnya

* Bila hendak digunakan, cairkan (thawing) daging. Ada 3 cara pencairan, yaitu di pindahkan ke chiller selama 12-24 jam, dibiarkan dalam temperatur ruang, dan letakkan di wastafel sambil dikucuri air keran dalam keadaan masih terbungkus plastik.

* Daging yang sudah di-thawing tidak boleh dikembalikan ke freezer karena bakteri yang semula tertidur lelap bangun kembali dan mulai merusak daging. Sebaiknya daging yang sudah keluar segera diolah habis, kalaupun mau disimpan masukkan ke chiller, itu pun hanya bertahan 2 hari saja.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved