PPDB Online

Tahun Ini Ada 200 Anak yang Usianya 8 Tahun Sampai 11 Tahun Daftar Masuk SD Negeri

Berdasarkan data pihaknya dari 47 SDN di Kota Tarakan, ada 35 SDN yang peserta didik baru usianya 8 tahun-11 tahun.

Tahun Ini Ada 200 Anak yang Usianya 8 Tahun Sampai 11 Tahun Daftar Masuk SD Negeri
TRIBUN KALTIM/JUNISAH
Kepala Disdikbud Kota Tarakan Ilham Noor 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Junisah

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online di tahun ini khususnya Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tarakan Provinsi Kaltara banyak dikeluhkan orangtua  peserta didik.

Di PPDB Online SD, Disdikbud Kota Tarakan menerapkan syarat usia peserta didik baru, salah satu syaratnya lebih mengutamakan usia 7 tahun ke atas.

Pasalnya ini sesuai dengan Undang-Undang (UU) Pendidikan Nasional yang ada di pasal 6 ayat 1 UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Usia Sekolah.

Di UU ini dinyatakan usia sekolah 7 sampai 15 tahun wajib mengikuti pendidikan dasar (Pendas).

Sedangkan di pasal 30 ayat 1 UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Usia Sekolah, bahwa usia 6 tahun dapat mengikuti wajib belajar.   

Baca: Para Pihak yang Terlibat di Program Kaltim Hijau Dilatih Cara Komunikasi dan Negosiasi

Fakta di lapangan ditemukan tahun ini banyak peserta didik baru yang masuk di SDN usianya 8 tahun sampai 12 tahun.

Dengan penerapan usia ini tentunya mereka langsung diterima, sehingga usia 7 tahun bahkan yang masih 6 tahun 8 bulan, maupun 6 tahun 10 bulan tidak bisa diterima di SDN.

Hal ini dirasakan Mita, orangtua peserta didik.

Waktu mendaftar anaknya tidak diterima di SDN, karena berusia 6 tahun 1 bulan.

Halaman
123
Penulis: Junisah
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved