SBMPTN 2019

12 Program Studi Sepi Peminat di SBMPTN 2019, Jurusan Unik yang Bisa Jadi Pilihan Alternatif

Selain belajar untuk mempersiapkan SBMPTN 2019, ada satu cara agar bisa lolos di Perguruan Tinggi melalui SBMPTN 2019.

12 Program Studi Sepi Peminat di SBMPTN 2019, Jurusan Unik yang Bisa Jadi Pilihan Alternatif
capture https://sbmptn.ltmpt.ac.id/
12 Program Studi Sepi Peminat di SBMPTN 2019, Jurusan Unik yang Bisa Jadi Pilihan Alternatif 

Di luar negeri profesi aktuaris termasuk kelompok profesi elit dengan gaji sangat besar. Di dalam negeri pun demikian.

Obyek garapannya antara lain adalah asuransi jiwa, kesehatan, tunjangan karyawan (tunjangan hari raya, tunjangan anak, tunjangan pendidikan, pensiun, pesangon), manajemen risiko, kebakaran, bencana, dan lain-lain.

Semenjak ada keputusan pemerintah yang mewajibkan setiap perusahaan asuransi mempunyai minimal seorang aktuaris, kebutuhan akan lulusan aktuaria melonjak.

Faktanya, sebuah perusahaan asuransi kadang memerlukan beberapa atau bahkan puluhan aktuaris.

Menjanjikan sekali jurusan ini. 

5.REKAYASA KEHUTANAN Institut Teknologi Sumatera Utara

Progdi ini akan menerima 75 mahasiswa baru untuk SBMPTN 2019.

Tahun 2018 tak ada satupun pelamar di progdi ini.

Dikutip dari youthmanual.com, Program studi Rekayasa Kehutanan (Forestry Engineering) adalah interdisiplin ilmu kehutanan (Forestry Science) dan Teknik (Engineering) yang diaplikasikan dalam perekayasaan berbasis bioproses serta biosistem untuk menjaga kelestarian hutan, memanipulasi hutan agar pemanfaatannya berkelanjutan, dan membangun/ mengkonstruksi hutan-hutan baru.

Dalam pembelajarannya, program studi rekayasa kehutanan mengutamakan cara pandang holistik yang menempatkan hutan sebagai ekosistem yang harus dipelajari dalam konteks keterkaitannyadengan berbagai aspek lingkungan, ekonomi dan sosial-masyarakat.

Di Indonesia, hutan merupakan sumber daya hayati yang paling berharga dalam menyediakan berbagai produk hutan, baik kayu maupun non-kayu, serta jasa lingkungan.

Kawasan hutan di Indonesia membentuk lebih dari 70% luas daratan Indonesia dan mencapai lebih dari 130 juta hektar, lho.

Sayangnya, kelestarian hutan Indonesia saat ini terancam oleh tingginya laju deforestasi dan degradasi lahan.

Untuk kamu yang ingin menjaga dan merestorasi hutan kita dengan prisip-prinsip rekayasa serta mengaplikasikan berbagai teknologi, program studi ini cocok banget untukmu.

Lulusan progdi ini amat terbuka bisa bekerja di perusahaan perkebunan, tambang, bahkan menjadi PNS kehutanan. 

Simak selengkapnya di link ini http://www.itera.ac.id

6. Rekayasa Keselamatan Kebakaran Universitas Negeri Jakarta

Ini termasuk program studi baru di UNJ, yakni baru dibuka pada tahun 2012.

Peminatnya memang cukup banyak. 

Tahun lalu peminatnya ada 317 orang.

Di SBMPTN 2019 progdi ini hanya akan menerima 20 mahasiswa. 

Tertarik, coba saja!

7. Kepelatihan Fisik Olahraga Universitas Pendidikan Indonesia

Di SBMPTN 2019 dibuka 53 kursi untuk mahasiswa baru di program studi ini. 

Tahun 2018 pelamarnya sama sekali tidak ada. 

Peluang kalian besar apabila melamar di Progdi ini. 

Beberapa atlet mengatakan amat sulit mencari pelatih fisik yang tepat di Indonesia. 

Ya, mungkin saja suatu saat kalian amat bisa memanfaatkan celah kosong itu dimana atlet profesional pun amat butuh pelatih fisik yang punya pengetahuan pendidikan. 

Bahkan Cristiano Ronaldo pun memiliki pelatih fisiknya sendiri.

8. REKAYASA PERANGKAT LUNAK (RPL) Universitas Pendidikan Indonesia

Di SBMPTN 2019 dibuka 53 kursi untuk mahasiswa baru di program studi ini. 

Tahun 2018 pelamarnya sama sekali tidak ada. 

Dikutip dari garudacyber.co.id, RPL adalah sebuah jurusan yang mempelajari dan mendalami  semua cara-cara pengembangan perangkat lunak.

Mulai daripembuatan, pemeliharaan, manajemen organisasi pengembangan perangkat lunak dan manajemen kualitas.

Bukan hanya itu RPL juga  berkaitan dengan software computer mulai dari pembuatan website, aplikasi, game dan semua yang berkaitan dengan pemrograman dengan menguasai bahasa pemrograman tersebut.

Intinya RPL tidak akan jauh-jauh dari tiga hal yaitu Coding, Desain dan Algoritma yang akan menjadi kunci keberhasilan rekayasa perangkat lunak tersebut.

9. PENGELOLAAN HUTAN Universitas Sebelas Maret

Tahun 2019 progdi ini akan menerima 25 mahasiswa baru lewat SBMPTN 2019. 

Tahun 2018 tak ada yang mendaftar di Progdi ini. 

Dikutip dari youthmanual.com, pengelolaan hutan adalah program studi berbasis vokasi berjenjang Diploma 3 (D3) yang mempelajari seluk beluk tentang manajemen hutan, pengelolaan hasil hutan, silvikultur, hingga keterampilan survei dan pemetaan.

Dalam program diploma Pengelolaan Hutan kamu akan belajar dasar-dasar yang akan memperkenalkan kamu dengan hutan itu sendiri, seperti pengenalan pohon, fisiologi pohon, ilmu tanah, praktek pengenalan hutan.

Lalu kamu juga akan mempelajari penanaman pohon, dan mengelola hasil hutan itu sendiri.

Dan seperti program studi pada sekolah vokasi pada umumnya, program studi ini juga akan memberikan kegiatan praktek dalam porsi yang lebih besar ketimbang teori.

10. SENI PEDALANGAN ISI Surakarta

Peminat progdi ini di tahun 2018 hanya 36 orang.

Tahun 2019 ini ISI Surakarta membuka 30 kursi mahasiswa baru lewat jalur SBMPTN 2019. 

Dikutip dari youthmanual.com, program studi Seni Pedalangan adalah salah satu prodi yang sangat spesifik.

Progdi ini menghasilkan sarjana Seni Pedalangan yang ahli dalam bidang Pewayangan dan Pedalangan.

Prodi ini mempelajari seni pertunjukan wayang tradisional dan konsep dasar pakeliran (instrumen dalam pementasan wayang).

Seorang dalang harus dapat membangun isi dari cerita, dan bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan nilai-nilai kekinian.

11. Higiene Gigi Universitas Gadjah Mada

Peminat jurusan ini cukup banyak. 

Tahun 2018 ada 320 pendaftar lewat SBMPTN.

Tahun 2019 UGM hanya membuka 23 kursi mahasiswa baru lewat SBMPTN 2019.

Bersiap-siap bersaing ketat yang berminat. 

12. Seni Pedalangan ISI Yogyakarta

Peminat progdi ini di tahun 2018 hanya 13 orang.

Tahun 2019 ini ISI Surakarta membuka 10 kursi mahasiswa baru lewat jalur SBMPTN 2019. 

Dikutip dari youthmanual.com, program studi Seni Pedalangan adalah salah satu prodi yang sangat spesifik.

Progdi ini menghasilkan sarjana Seni Pedalangan yang ahli dalam bidang Pewayangan dan Pedalangan.

Prodi ini mempelajari seni pertunjukan wayang tradisional dan konsep dasar pakeliran (instrumen dalam pementasan wayang).

Seorang dalang harus dapat membangun isi dari cerita, dan bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan nilai-nilai kekinian.

Jadwal Daftar, Kiat, dan Tips-Trik

Pada dasarnya ada sejumlah tahapan untuk mendaftar SBMPTN 2019. 

Tahap pendaftaran SBMPTN 2019 yang harus dilakukan yaitu dengan mengakses ke //pendaftaran-sbmptn.ltmpt.ac.id dan mengikuti cara sebagai berikut.

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengumumkan 8 hal penting berikut sebelum mengisi formulir pendaftaran SBMPTN.

Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN) 2019 akan dimulai tanggal 10 Juni 2019 jam 13.00 WIB dan berakhir pada 24 Juni 2019.

Terkait hal itu, Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi ( LTMPT) Prof. Ravik Karsidi melalui rilis resmi (9/6/2019) mengingatkan kepada para " pejuang SBMPTN" beberapa hal terkait pelaksanaan pendaftaran SBMPTN 2019 yang akan berlangsung besok (10/6/2019).

Berikut 8 informasi penting pihak LTMPT sehubungan dengan pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi SBMPTN:

1. Diharapkan kepada para calon pendaftar agar memperhatikan secara teliti dan cermat semua ketentuan persyaratan dan tahapan pendaftaran SBMPTN 2019.

2. Sebagaimana telah diatur Keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 60 Tahun 2018 bahwa kuota setiap Program Studi yang disediakan untuk calon mahasiswa baru SBMPTN ditetapkan paling sedikit 40%(empat puluh persen) dari Daya Tampung Program Studi di PTN.

 

3. Sebagai pertimbangan, program studi, daya tampung per PTN tahun 2019, dan jumlah peminat program studi per PTN tahun 2018 dapat dilihat di laman https:// sbmptn. ltmpt.ac.id

4. Bagi peserta pelamar program Bidikmisi terlebih dahulu harus mempelajari prosedur pendaftaran yang ada di laman resmi bidikmisi.

5. Calon peserta penerima beasiswa Bidikmisi yang telah dinyatakan lulus SNMPTN 2019 dan calon peserta non-Bidikmisi yang dinyatakan lulus SNMPTN 2019, tidak diperbolehkan mendaftar SBMPTN 2019.

6. Apabila ada hal perlu ditanyakan terkait dengan SBMPTN 2019, dapat mengubungi HelpDesk //halo.ltmpt.ac.id dan //halo.sbmptn.ac.id atau hubungi call center 0804 1 450 450. Informasi resmi juga dapat diperoleh di kantor Humas PTN terdekat.

7. Kepada masyarakat dan khususnya para calon pendaftar SBMPTN 2019, diberitahukan LTMPT tidak menjalin kerjasama dengan pihak manapun dalam pelaksanaan SBMPTN 2019.

8. Semua informasi resmi dan setiap terjadi perubahan ketentuan berkaitan dengan pelaksanaan SBMPTN 2019 selalu diinformasikan melalui laman resmi di //sbmptn.ac.id.

"Peserta tidak perlu berjubel mendaftar di awal sebab (waktu pendaftaran) disiapkan panitia cukup lama yaitu 10-24 Juni," pesan Ketua LTMPT kepada Kompas.com melalui pesan singkat untuk disampaikan kepada "pejuang SBMPTN".

Syarat pendaftaran

1. Siswa SMA/MA/SMK/sederajat lulus tahun 2017 dan 2018 harus sudah memiliki ijazah.

2. Siswa SMA/MA/SMK/sederajat lulus tahun 2019 harus memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah, sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan pasfoto berwarna terbaru dengan ditandatangani kepala sekolah dan dibubuhi cap stempel sah.

3. Peserta memiliki nilai UTBK.

4. Peserta memiliki kesehatan memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.

5. Peserta memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

6. Peserta memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio.

7. Biaya UTBK ditanggung peserta dan subsidi pemerintah.

8. Peserta tidak lulus jalur SNMPTN 2019.

“Untuk mengikuti SBMPTN 2019, siswa SMA/SMK/MA/sederajat lulusan tahun 2017 dan 2018 telah memiliki ijazah, dan juga memiliki nilai UTBK. Jalur SBMPTN ini untuk siswa-siswi yang tidak lulus jalur SNMPTN 2019," tegas Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetyo Widyobroto, seperti diwartakan Kompas.com, Selasa (29/1/2019).

Tahapan pendaftaran

Adapun tahap pendaftaran SBMPTN 2019 yang harus dilakukan yaitu dengan mengakses ke //pendaftaran-sbmptn.ltmpt.ac.id dan mengikuti cara sebagai berikut:

1. Peserta mengisi biodata (kecuali peserta yang sudah terdaftar di SNMPTN 2019).

2. Peserta memilih PTN dan program studi dengan ketentuan dapat memilih paling banyak dua PTN dan memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN.

3. Peserta mengunggah formulir portofolio bagi yang memilih program studi bidang seni dan olahraga.

Tata cara pengisiannya bisa diunduh dari laman //download.sbmptn.ac.id

Peserta mengunggah dokumen lain sesuai syarat pendaftaran SBMPTN 2019.

Borang Portofolio

Khusus untuk pendaftar program studi bidang seni dan olahraga, peserta wajib mengunggah portofolio sebagai materi tambahan untuk proses seleksi dalam SBMPTN 2019. Jenis Portofolio SBMPTN 2019 adalah:

  • Portofolio Olahraga
  • Portofolio Seni Rupa, Desain, dan Kriya
  • Portofolio Tari (termasuk Sendratasik opsi Tari)
  • Portofolio Teater (termasuk Sendratasik opsi Teater/Drama)
  • Portofolio Musik (termasuk Sendratasik opsi Musik)
  • Portofolio Seni Karawitan
  • Portofolio Etnomusikologi
  • Portofolio Fotografi
  • Portofolio Film dan Televisi

Kelompok Program Studi dan Jumlah Pilihan

Kelompok program studi dan jumlah pilihan pada SBMPTN 2019 adalah sebagai berikut.

Program studi yang ada di PTN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Saintek dan kelompok Soshum.

Peserta dapat memilih program studi paling banyak dua program studi dengan ketentuan sebagai berikut:Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Saintek, peserta mengikuti kelompok ujian Saintek.

Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Soshum.

Jika program studi yang dipilih dari kelompok Saintek dan kelompok Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Saintek dan juga kelompok ujian Soshum

Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.

Peserta SBMPTN 2019 dapat memilih program studi di PTN mana pun.

Program studi, daya tampung per PTN tahun 2019, dan jumlah peminat program studi per PTN tahun 2018 dapat dilihat di laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id

Peserta Pelamar Program Bidikmisi

Berikut adalah persyaratan pendaftar Bidikmisi:

Siswa pendaftar dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan Bidikmisi.

Calon peserta penerima Bidikmisi terlebih dahulu harus mempelajari prosedur pendaftaran program Bidikmisi yang ada di laman //bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/

Calon peserta penerima Bidikmisi terlebih dahulu mendaftar ke laman //bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id

Calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan memenuhi persyaratan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti mendaftar UTBK di laman https://pendaftaran-utbk.ltmpt.ac.id dan tidak dikenakan biaya ujian.

Calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan tidak lulus SNMPTN 2019, menggunakan NISN dan NPSN untuk mendaftar UTBK dan tidak dikenakan biaya ujian.

Calon peserta penerima Bidikmisi yang telah dinyatakan lulus SNMPTN 2019, tidak diperbolehkan mendaftar SBMPTN 2019.

Jadwal kegiatan SBMPTN 2019 adalah sebagai berikut

Pendaftaran SBMPTN : 10 – 24 Juni 2019

Pengumuman Hasil SBMPTN : 9 Juli 2019 (pukul 15.00 WIB)

5 Tips Memilih Jurusan Favorit di SBMPTN 2019

Calon peserta SBMPTN pastinya akan memilih jurusan di PTN favorit masing-masing.

Namun, keterbatasan daya tampung dan ketatnya persaingan masuk PTN membuat "pejuang SBMPTN" harus mengatur strategi dan memikirkan cara terbaik untuk bisa lolos SBMPTN.

Terkait hal itu, berikut 5 kiat berikut yang bisa dilakukan agar bisa diterima di jurusan impian:

1. Yakin dengan pilihan

Peserta SBMPTN harus yakin jurusan yang dipilih sudah sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan diri.

Mintalah saran dan rekomendasi dari orang terdekat atau bila perlu berkonsultasi dengan tenaga profesional yang bisa dipercaya.

Perlu diingat, pertimbangan mereka hanya bersifat sebagai masukan.

Keputusan menentukan pilihan tetap berada di tangan masing-masing. Kesampingkan perasaan gengsi dan ikut-ikutan dengan teman.

Sebab, saat nanti diterima di jurusan favorit itu, calon mahasiswa sendiri yang akan menjalani dan berjuang menyelesaikan hingga akhir studi.

2. Skor tinggi

Pastikan calon mahasiswa memiliki bekal berupa skor cukup untuk bisa lolos di SBMPTN tahun ini.

Cari tahu informasi sebanyak-banyaknya mengenai jumlah skor minimal dibutuhkan.

Informasi didapat dari berbagai situs resmi pemerintah dan penjelasan sejumlah sumber yang banyak beredar di internet.

Harap berhati-hati dalam menyaring informasi, perhatikan isi dan keterangan dan pastikan itu bisa dipercaya.

3. Tentukan prioritas

Sudah umum diketahui jurusan yang menjadi pilihan pertama merupakan akan menjadi prioritas penentu.

Adapun pilihan kedua menjadi alternatif namun tetap harus dipilih sesuai kemampuan.

Untuk itu, sadari kembali dan benar-benar pikirkan secara matang dalam menentukan pilihan jurusan agar bisa diterima di SBMPTN tahun ini.

4. Jangan asal pilih

Salah satu cara biasa dilakukan peserta supaya bisa lolos SBMPTN yaitu memilih jurusan peminat sedikit sehingga persaingan tidak begitu ketat.

Bisa saja itu dterapkan, tetapi jangan asal menentukan pilihan.

Pastikan pilihan itu tetap sesuai dengan minat dan kemampuan masing-masing agar saat menjalani kuliahnya nanti tidak menjadi beban karena tidak suka dengan jurusan tersebut.

5. Ada alternatif lain

Tidak perlu berlama-lama kecewa jika nanti tidak diterima di jurusan PTN yang dipilih meski sudah melakukan persiapan sebaik mungkin.

Masih ada alternatif lain melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Calon mahasiswa bisa mengambil jalur seleksi mandiri atau memilih jurusan sama di PTN atau perguruan tinggi swasta ( PTS).

Selain PTN jalur mandiri, banyak juga PTS di Indonesia menyediakan berbagai jurusan favorit dengan kualitas tidak kalah dari PTN dari sisi mutu pendidikan maupun peluang kerja di masa depan.

Hindari 5 Kesalahan Ini

Semua peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN) tentu mengharapkan bisa diterima di jurusan favorit masing-masing.

Sebab, masuk perguruan tinggi negeri ( PTN) menjadi impian hampir setiap orang dan akan menjadi kebanggaan tersendiri untuk bisa menjadi mahasiswadi sana.

Tidak heran, setiap tahun persaingan ketat selalu terjadi untuk bisa lolos SBMPTN, termasuk tahun ini.

Maka dari itu, bijaklah memilih jurusan di PTN dituju. Sesuaikan dengan bakat, minat, dan kemampuan masing-masing.

Perhatikan juga beberapa kesalahan yang harus dihindari peserta SBMPTN agar tidak salah memilih jurusan.

Berikut beberapa kesalahan yang harus dihindari:

1. Tidak menyadari kemampuan

Sebelum memilih jurusan, sadari terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan.

Jujurlah pada diri sendiri dan tidak perlu ikut-ikutan teman atau paksaan dari keluarga sehingga memilih jurusan hanya demi gengsi atau ingin dibilang keren.

Pilih jurusan dan kampus yang sesuai dengan minat dan kemampuan.

Beberapa kegagalan lolos SBMPTN sering kali terjadi karena kurang persiapan latihan mengerjakan soal dan memilih jurusan dengan passing grade terlalu tinggi.

2. Kurang melakukan penelitian

Sangat penting untuk memilih jurusan yang pas. Cobalah melakukan penelitian kecil-kecilan mengenai jurusan yang akan dipilih.

Cari tahu informasi sebanyak-banyaknya tentang seluk-beluk jurusan itu, milsanya mata kuliah diajarkan, dosen, fasilitas, dan biaya kuliah.

Penting juga mengetahui peluang kerja dari jurusan dipilih karena akan menentukan prospek karier yang akan dijalani masa mendatang.

3. Pengaruh teman

Salah satu kesalahan dilakukan peserta SBMPTN adalah belum siap meninggalkan masa-masa indah bersama teman-teman SMA.

Bayang-bayang mereka masih begitu kuat karena menjadi orang-orang dekat dalam tiga tahun terakhir.

Pengaruh itu pun terbawa saat memilih jurusan di PTN.

Tidak sedikit orang memilih jurusan SBMPTN karena ikut-ikutan teman-teman meski sebenarnya dia sendiri tidak suka jurusan itu dan bahkan tidak mampu untuk menjalaninya nanti.

Maka dari itu, pikirkan terlebih dahulu secara matang karena ini menyangkut masa depan masing-masing.

4. Paksaan keluarga

Orangtua dan anggota keluarga juga berperan penting dalam menentukan pilihan di suatu jurusan.

Tidak jarang terjadi bahwa orangtua memaksakan kehendak kepada anak karena merasa pilihannya benar dan sesuai pengalaman.

Namun, tidak selamanya pendapat orangtua benar karena zaman sudah berubah.

 Usahakan cari jalan tengah dan solusi terbaik. Selalu ada jalan keluar jika suatu masalah dibicarakan baik-baik.

5. Jurusan sedikit peminat

Memilih jurusan dengan peminat agar lolos SBMPTN bukan berarti akan diterima dengan mudah.

Yang terpenting, belum tentu jurusan tersebut sesuai minat dan kemampuan.

Bisa saja peserta akan diterima di jurusan tersebut tetapi akan kesulitan saat menjalani kuliah nanti karena sebenarnya memang tidak suka dengan pilihan itu.

Sekali lagi, tetap sesuaikan pilihan jurusan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Jadilah diri sendiri karena peserta sendiri yang akan menjalaninya.

(Tribun Timur/Kompas.com)

Subscribe official YouTube Channel

Baca juga:

TERPOPULER: Dulu Bos Tito Karnavian, Kini Jenderal Purn Sofyan Jacob Ditetapkan Tersangka Makar

SEJARAH HARI INI - 11 Juni 2010 Piala Dunia Pertama Kali Digelar di Benua Afrika

PARADE FOTO: 10 Potret Udara Banjir yang Melumpuhkan Kota Samarinda, Senin 10 Juni 2019

Dewi Perssik Masih Bungkam Setelah Ayahnya Tiada, Terungkap Hal yang Membuat Dirinya Sangat Hancur

Galaxy Note 10, Gebrakan Baru dari Samsung Bakal segera Hadir, Ini Kelebihannya!

Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved