Direktur Utama hingga Mantan Anggota DPR, Inilah Sosok dan Peran 4 Tersangka Baru Korupsi e-KTP

KPK kembali menetapkan 4 tersangka baru dalam kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP.

Direktur Utama hingga Mantan Anggota DPR, Inilah Sosok dan Peran 4 Tersangka Baru Korupsi e-KTP
(KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN)
Juru Bicara KPK Febri Diansyah dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang 

TRIBUNKALTIM.CO - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 4 tersangka baru dalam kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP.

Empat tersangka baru itu adalah :

- mantan anggota DPR Miryam S Hariyani;

- Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI) Isnu Edhi Wijaya

- Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan Kartu Tanda Penduduk Elektronik Husni Fahmi;

- Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra, Paulus Thanos.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Saut Situmorang membeberkan peran empat tersangka baru kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik atau e-KTP.

Berikut peran mereka:

1. Mantan anggota DPR Miryam S Hariyani

Saut memaparkan, pada Mei 2011, setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPR dan Kementerian Dalam Negeri, Miryam S Haryani meminta 100.000 dollar Amerika Serikat (AS) kepada Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil saat itu, Irman.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved