Kasus Tindak Asusila Oknum Polisi Pada Lima Bocah SD di Balikpapan, Ini Komentar Kementrian PPPA

Aksi tindak asusila oleh Brigpol AS kepada lima bocah SD di Balikpapan diatensi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Kasus Tindak Asusila Oknum Polisi Pada Lima Bocah SD di Balikpapan, Ini Komentar Kementrian PPPA
tribunkaltim.co/Fachmi Rachman
SEKOLAH RAMAH ANAK - Siswa siswi SD Kemala Bhayangkari Balikpapan melaksanakan aktifitas bermain dan belajar saat menerima kunjungungan dari Kementerian Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak, Jumat (20/9/2019). KPPPA melaksanakan kunjungan selama dua hari di Kota Balikpapan untuk melihat pelaksanaan penerapan sekolah dan beberapa instansi/badan pendukung kawasan ramah anak menuju Balikpapan menjadi Kota Ramah Anak 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Aksi tindak asusila terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh oknum polisi Brigpol AS (29) di Kota Balikpapan mendapat tanggapan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Diketahui, Kementrian PPPA beserta rombongannya melakukan kunjungan kerja di beberapa wilayah termasuk di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Jumat, (20/9).

Asisten deputi Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (KPPPA), Rohika Kurniadi Sari mengatakan tindak asusila kepada anak dibawah umur itu sangat disayangkan.

Terlebih lagi pelakunya adalah aparat penegak hukum dari kepolisian yang seharusnya memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melindungi masyarakat bukan justru sebaliknya.

"Ya, ini kan memprihatinkan sekali yah.

Anak-anak itu harus dilindungi bukan dirusak masa depannya.

Saya berharap kejadian ini tidak terulang lagi di kemudian hari," katanya seusai melakukan kunjungan di SD Kemala Bhayangkari di Wilayah Balikpapan Kota.

Lebih lanjut Ia mengatakan aparat penegak hukum maupun elemen masyarakat lainnya harus melindungi dan menjaga serta mensuport masa depan anak-anak.

Dia juga mendorong pemerintah daerah agar melakukan langkah-langkah upaya pencegahan sehingga kekerasan terhadap anak dapat dicegah sedini mungkin.

Keterlibatan pihak keluarga dan orang-orang terdekatnya serta orang tua anak-anak itu sendiri sangat penting dalam menjaga masa depan anak.

"Kita dorong pencegahan ini lewat anak itu sendiri dan orang tua.

Halaman
1234
Penulis: Zainul
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved