Ada Apa? Faldo Maldini Kompak Bareng Politisi PSI ke MK, Ungkit soal Pilkada Sumbar
Kabar Faldo Maldini ingin mencalonkan diri pada Pemilihan Gubernur Sumatera Barat 2020 ternyata bukan isapan jempol
Menurut Faldo, hal itu disayangkan karena peluang seseorang untuk menjadi kepala daerah menjadi sia-sia dan harus menunggu lima tahun lagi.
"Bayangkan ada satu orang yang umurnya kurang satu hari, kurang dua hari dia pengin jadi kepala daerah. Tapi karena umurnya kurang satu hari, dan silakan pikirkan, apa perubahan psikologis seseorang dalam umur satu hari, dan dia harus menunggu lima tahun lagi," kata Faldo.
Hal senada juga diutarakan Tsamara Amany.
"Buat kita, itu diskiminasi. Mengapa? Karena esensi daru demokrasi, esensi dari sebuah republik, adalah ketika setiap orang setiap warga negara harus berhak dipilih dan berhak memilih," kata Tsamara Amany.
Tsamara berpendapat, layak tidak layaknya seseorang untuk menjadi kepala daerah mestinya tidak didasarkan pada usia seseorang.
"Kita harus serahkan mekanisme itu ke mekanisme demokratis dan biarkan seleksi yang terjadi itu seleksi yang demokratis," ujar dia.
• Faldo Maldini Bikin Video Prabowo tak akan Menang di Sidang MK, Begini Pernyataan Bambang Widjojanto
• Faldo Maldini & Ferdinand Hutahaean Gagal Lolos dari Dapil Neraka, Bagaimana dengan Adian Napitupulu
• Debat Bahas People Power, Faldo Maldini Pukul Meja dan Saling Tunjuk dengan Budiman Sudjatmiko
• Biasa Saling Serang, Perseteruan Tsamara Amany dan Faldo Maldini Sirna Lewat Lagu Kangen
Juru Bicara PSI Dara Nasution menambahkan, mereka tak meminta secara khusus batasan diturunkan ke usia tertentu.
Para penggugat, kata Dara, menyerahkan sepenuhnya ke MK.
"Kita hanya ingin menunjukkan bahwa ada ketidak konsistenan antara satu undang-undang dengan undang-undang yang lainnya soal keterlibatan anak muda di dalam pilkada dan legislatif," ujar Dara. (*)