BPJS Kesehatan

Dengan Iuran BPJS Kesehatan Rp 80.000, Diahayu Bisa Operasi Berbiaya Rp 80 Juta

Apalagi sewaktu saya operasi kemarin, saya melihat biayanya itu sampai Rp 80 juta dan itu semua dijamin BPJS Kesehatan," ujar Diahayu.

Dengan Iuran BPJS Kesehatan Rp 80.000, Diahayu Bisa Operasi Berbiaya Rp 80 Juta
HO - BPJS Kesehatan
Diahayu Indrasworo, salah satu peserta JKN-KIS menyebutkan dirinya sangat terbantu dengan adanya program JKN-KIS. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan membawa angin segar kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Masyarakat kini tidak perlu lagi khawatir akan biaya berobat di fasilitas kesehatan baik itu puskesmas, klinik maupun rumah sakit.

Diahayu Indrasworo, salah satu peserta JKN-KIS menyebutkan dirinya sangat terbantu dengan adanya program JKN-KIS ini.

Mau Daftar JKN-KIS dengan Mudah? Lewat MCS Aja!

Bersedekah Melalui Progam JKN-KIS

Pengobatan Luka Bakar hingga Kecelakaan Lalu Lintas Dijamin JKN-KIS

Delapan bulan yang lalu ia divonis mengidap kanker payudara stadium 4.

Saat ini dirinya diharuskan untuk setiap waktu menjalani kemoterapi, bahkan sebelumnya ia diharuskan untuk menjalani operasi.

"Siapa juga yang mau sakit, lebih baik sehat walupun di rumah sakit pelayanannya baik tapi lebih baik di rumah dan diberikan kesehatan. Saya kena kanker sekitar delapan bulan yang lalu, Alhamdulillah ada BPJS Kesehatan. Seluruh biaya pengobatannya dijamin, mulai dari operasi dan kemoterapi maupun obat-obatnya. Apalagi sewaktu saya operasi kemarin, saya melihat biayanya itu sampai Rp 80 juta dan itu semua dijamin BPJS Kesehatan," ujar Diahayu.

Meski Belum Pernah Pakai JKN-KIS, Karmain Tetap Bayar Rutin Iuran karena Alasan Ini

Warga Manggar Balikpapan Bersyukur Dapatkan Donasi JKN-KIS

Operasi Jantung Rosida Dijamin JKN-KIS

Dirinya pun menyebutkan iuran JKN-KIS itu sangat kecil dibandingkan dengan manfaat yang ia terima.

Saat ditanya mengenai kebijakan pemerintah tentang penyesuaian iuran JKN-KIS ia menyebutkan tidak keberatan dengan adanya kebijakan tersebut.

"Coba kalau dengan biaya sendiri saat kita ke rumah sakit periksa darah, sudah berapa biayanya? Mau rontgen juga berapa biayanya? Belum lagi MRI, apalagi obat-obatnya kemoterapi itu kan mahal-mahal. Jadi, sangat terbantu sekali dengan adanya BPJS Kesehatan. Kalaupun iurannya yang sekarang ini disesuaikan saya setuju saja karena manfaat yang diterima peserta besar sekali," tuturnya.

Hasil Denmark Open 2019 Kalahkan Ng Ka Long Angus, Shesar Hiren Rhustavito Sukses Balas Dendam

Dengan JKN-KIS, tak Lagi Khawatir Biaya Kesehatan, Begini Kisah Sukartono dan Istri

Manfaat JKN-KIS, Utami Berbagi Pengalaman Ketika Ibundanya Mengalami Muntah Darah

Saat ini ia tinggal bersama anak bungsunya yang sedang menimba ilmu pendidikan.

Sementara kedua anak lainnya sudah merantau di luar kota yang kini membiayai kehidupannya bersama anak bungsunya tersebut.

Di akhir pembicaraan ia berharap agar program JKN-KIS ini terus berjalan dan BPJS Kesehatan selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi pesertanya.

"Mudah-mudahan program ini berjalan terus dan BPJS Kesehatan semakin sukses serta selalu memberikan pelayanan yang terbaik, serta saya juga ucapkan terima kasih kepada peserta JKN-KIS yang lainnya yang telah membayarkan iuran secara rutin dan tepat waktu sehingga saya dapat terbantu sampai saat ini," kata Diahayu. (*)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved