Menohok! Ketum PBNU Kiai Said Aqil Siradj Semprot Jokowi, Sri Mulyani, Bukalapak, hingga Lazada

Menohok! Ketum PBNU Kiai Said Aqil Siradj semprot Jokowi, Sri Mulyani, Bukalapak, hingga Lazada. Ada apa?

Menohok! Ketum PBNU Kiai Said Aqil Siradj Semprot Jokowi, Sri Mulyani, Bukalapak, hingga Lazada
Warta Kota/Henry Lopulalan
Menohok! Ketum PBNU Kiai Said Aqil Siradj Semprot Jokowi, Sri Mulyani, Bukalapak, hingga Lazada 

TRIBUNKALTIM.CO - Menohok! Ketum PBNU Kiai Said Aqil Siradj semprot Jokowi, Sri Mulyani, Bukalapak, hingga Lazada. Ada apa?

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ), KH Said Aqil Siradj, menyampaikan kritik pedas terhadap pemerintahan Joko Widodo ( Jokowi ).

Kiai Said Aqil Siradj menyebut Negara Republik Indonesia saat ini dikuasai oleh segelintir orang yang hanya punya duit.

"Sekarang ini yang korupsi triliyunan tenang-tenang saja. Kenapa? Negara ini sekarang sistem yang berjalan negara oligarch. Ini negara dikuasai oleh orang-orang yang punya duit. Atau didukung oleh orang-orang yang punya duit. Pak Jokowi tidak punya duit, Pak Jokowi tidak punya partai karena bukan ketua partai, tapi didukung yang punya duit dan punya partai," katanya.

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj ketika menyampaikan ceramah di acara Haul KH Anas Sirojudin di Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon.
Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj ketika menyampaikan ceramah di acara Haul KH Anas Sirojudin di Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon. (Pesantren Bina Insan Mulia/Istimewa)

Pimpinan PBNU Said Aqil Siradj Sambangi Tana Tidung Kalimantan Utara, Bawa Pesan Jangan Dicaplok

Blak-blakan! Ini Alasan Said Aqil Siradj Dukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2014 Lalu

Said Aqil Siradj Ungkap Peran Besar Jokowi yang Sulit Dilupakan Warga NU

Pernyataan Ketum PBNU Said Aqil Picu Polemik; Dilaporkan ke Polisi, Ini Tanggapan Berbagai Pihak

Kritik Kiai Said Aqil Siradj disampaikan di depan para tokoh di antaranya, Dr Syeikh Ali Ibrahim Abdallah dan Dr Syeikh Muhammad Hussaini Farraj dari Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Selain itu, sejumlah tokoh agama seperti KH Cecep Abdullah Syahid (Pengasuh Pesantren Al Falah Cicalengka Bandung, Juara Qori Internasional), Muhammad Luthfi (Ketua DPRD Kabupaten Cirebon), KH Aziz Hakim (Ketua PCNU Kabupaten Cirebon) dan sekitar 10 ribuan jamaah yang hadir di acara Haul ke-6, KH Anas Sirojudin.

Haul digelar di Pesantren Bina Insan Mulia, Cisaat, Dukupuntang, Cirebon, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Sebagaimana diketahui pesantren ini dipimpin Pengasuh KH Imam Jazuli yang merupakan Alumni Universitas al-Azhar, Mesir, juga Alumnus Pesantren Lirboyo Kediri, Wakil Ketua Rabithah Ma’ahid 6 Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia), Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Periode 2010-2015.

"Melarat tidak punya duit jangan berharap jadi Bupati Cirebon, melarat tidak punya duit jangan berharap jadi Gubernur Jawa Barat. Yang pegang kuasa adalah Oligarch, sekelompok kecil yang punya duit. Atau didukung orang yang punya duit, paham mboten?," kata Kiai Said Aqil Siradj dengan suara lantang di hadapan para jamaah haul.

Haul KH Anas Sirojudin ke-6 di Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon, dihadiri para tokoh termasuk tamu undangan dari Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir.
Haul KH Anas Sirojudin ke-6 di Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon, dihadiri para tokoh termasuk tamu undangan dari Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir. (Pesantren Bina Insan Mulia/Istimewa)

Pimpinan Ormas keagamaan terbesar di Indonesia ini menyatakan para Oligarch itu kebanyakan sudah kaya sejak zaman Orde Baru.

Halaman
1234
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved