Prabowo Subianto Singgung Anies Baswedan, 'Walaupun Tidak Resmi Jadi Kader Gerindra Tapi Hatinya'

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto singgung Anies Baswedan saat perayaan ulang tahun Partai Gerindra

kolase Tribun Kaltim
Anies Baswedan dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan pidato sambutan di perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra ke-12, Kamis (6/2/2020).

Dalam sambutannya, Prabowo Subianto sempat menyinggung status Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang bukan kader partai berlambang kepala burung garuda itu.

"Yang saya hormati Gubernur Jakarta Raya, Bapak Anies Baswedan, walaupun tidak resmi jadi kader Gerindra tapi hatinya...," kata Prabowo Subianto di DPP Partai Gerindra, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Saat Prabowo Subianto menjeda perkataannya, kader Gerindra lalu menimpali sapaan sang Ketua Umum.

"Gerindra," teriak kader. "Kira-kira begitu," jawab Prabowo Subianto.

Setelah itu, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menyapa Sandiaga Uno yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina.

Prabowo Subianto melontarkan candaan kepada Sandi yang belum dilantik menjadi Wakil Ketua Dewan Pembina.

"Saudara Sandiaga Salahuddin Uno, wakil saya, yang belum jadi dilantik," kata Prabowo Subianto.

Dikritik Tebang Pohon, Anies Baswedan Justru akan Hijaukan Monas, Ini Hasil Rapat Komisi Pengarah

2 Hal Ini Bikin Gubernur Anies Baswedan akan Dipanggil Istana Negara, Ada Faktor Balapan Formula E

Prabowo Subianto Sebut tak Masalah Pulangkan WNI eks ISIS tapi Ada Protokolnya, Jokowi : Tidak

Beda Pendapat Jokowi dan Prabowo Subianto Pulangkan WNI eks ISIS, Menteri Pertahanan Punya Syarat

CalonPendamping Anies

Anak Buah Prabowo Subianto di Gerindra, Ahmad Riza Patria janjikan ini Jika terpilih jadi Wagub DKI Jakarta, pendamping Anies Baswedan.

Belumn lama ini, calon Wakil Gubernur ( cawagub ) DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Ahmad Riza Patria, menegaskan tidak berambisi menjadi pendamping Anies Baswedan.

Namun, Ahmad Riza Patria mengaku tak bisa menolak ketika partai berlambang burung garuda itu memintanya menjadi Cawagub DKI Jakarta, pendamping Anies Baswedan.

"Jujur saja, kami tidak ada ambisi ke wagub, karena kami menjaga komitmen Pak Prabowo Subianto ( Ketum Gerindra ) untuk menyerahkan kursi wagub ke PKS."

"Lalu ada surat dari PKS agar Cawagub bisa segera diusulkan kembali."

"Satu dari PKS dan non PKS, kemudian dari Gerindra dimunculkan empat nama,” ujar Ahmad Riza Patria di Restoran Penang Bistro, Jalan Kebon Sirih, Jumat (31/1/2020).

Cawagub DKI Jakarta dari partai Gerindra, Ahmad Riza Patria mengatakan, empat nama yang diajukan adalah dirinya sendiri, Ferry Juliantono, Arnes Lukman, dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah.

 Prabowo Disindir PKS Sering Ke Luar Negeri, Presiden Jokowi Pasang Badan Bela Ketum Gerindra

 Bela Bos Gerindra, Jokowi Skak Mat PKS yang Kritik Prabowo Subianto, Presiden: Tak Ngerti Diplomasi

 Bandingkan Harta Kekayaan Calon Pendamping Anies Baswedan, Ahmad Riza Patria vs Nurmansjah Lubis

 Tegas, Anak Buah Jokowi Hentikan Proyek Raksasa Anies Baswedan, Tebang Ratusan Pohon Diganti Beton

Dari empat nama itu, rupanya partai pimpinan Prabowo Sbianto itu memilih adalah Ahmad Riza Patria.

“Terkait adanya ide atau gagasan fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) walaupun DPRD merasa tidak perlu, karena Nurmansyah Lubis sudah dikenal DPRD begitupun saya."

"Tapi saya pribadi tidak keberatan."

"Saya mendukung apapun keputusan yang diambil DPRD, kalau diperlukan ada fit and proper test, saya siap.

Begitu pun sebaliknya,” tuturnya.

Menurutnya, semakin baik proses pemilihan, maka semakin baik juga hasilnya.

Siapa pun yang terpilih menjadi Wagub DKI Jakarta harus mengikuti dan menjalankan visi misi dan program kerja yang telah disusun Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih periode 2017-2022.

Menurutnya, Wagub DKI Jakarta terpilih nanti harus bisa membantu tugas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan baik.

“Jadi nanti tidak boleh ada matahari kembar di Jakarta."

"Apalagi tipe dan karakter saya, selain pendiam saya juga low profile (sederhana)."

"Di manapun saya berada, saya sangat menghargai pimpinan."

"Di partai saya tidak pernah minta apa-apa, tapi selalu diamanahi jadi ketua DPP, Ketua Fraksi MPR, jubir, dan sebagainya,” papar Ahmad Riza Patria.

Gerindra Bakal Roadshow

Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta akan menggelar menggelar roadshow ke fraksi-fraksi di DPRD DKI Jakarta.

Roadshow dilakukan untuk memperkenalkan kadernya yang diusung menjadi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI bernama Ahmad Riza Patria.

"Akan kami bawa ke fraksi-fraksi untuk diperkenalkan."

"Sekaligus menjalin tali silaturahmi dengan rekan-rekan anggota dewan yang lain,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Mohamad Taufik, Jumat (31/1/2020).

Taufik menilai, komunikasi politik yang dikemas melalui kegiatan roadshow sangat penting.

Tujuannya, supaya para anggota DPRD DKI memiliki pemahaman soal latar belakang sosok Riza, sepak terjangnya, dan perannya bila terpilih menjadi Wagub DKI.

Apalagi, sosok Gubernur dan Wakil Gubernur merupakan mitra kerjanya DPRD DKI Jakarta.

“Riza paham soal Jakarta karena aktif di sejumlah organisasi kepemudaan di Jakarta dan anggota DPR."

"Karenanya Wagub DKI yang ada tidak perlu belajar lagi, sehingga tinggal berjalan bekerja untuk melaksanakan visi dan misi Anies-Sandi,” paparnya.

Dua partai pengusung, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra, masing-masing mengajukan satu nama kandidat Cawagub DKI.

PKS mengajukan Nurmansjah Lubis mantan anggota DPRD DKI dua periode, sedangkan Gerindra mengajukan Ahmad Riza Patria, anggota DPR periode 2019-2024.

Dua Pekan Lagi

Pimpinan DPRD DKI Jakarta memastikan dua pekan lagi warga Jakarta akan memiliki Wakil Gubernur (Wagub) pengganti Sandiaga Uno.

Rencananya pada Kamis (6/2/2020) pekan depan, DPRD DKI akan menggelar rapat paripurna untuk mengesahkan tata tertib (Tatib) pemilihan Wagub DKI.

Mohamad Taufik mengatakan, Dewan telah menindaklanjuti surat persetujuan dari Gubernur Anies Baswedan soal dua kandidat Cawagub DKI.Turun

Bahkan, DPRD sedang menyusun agenda pemilihannya melalui Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI.

“Pada Hari Senin (3/2/2020) akan ada Rapimgab (rapat pimpinan gabungan) terkait proses pembuatan tata tertib."

"Setelah rapimgab, insyaallah pada Kamis (6/2/2020) akan digelar paripurna pengesahan tatib,” kata Taufik, Jumat (31/1/2020).

 Anies Baswedan Rayakan Tahun Baru Imlek di Ruang Publik Jakarta, Catat Jadwalnya Hingga Cap Go Meh

 Nekat Rombak Monas, Ketua DPRD DKI Jakarta Ancam Laporkan Jajaran Anies Baswedan ke Polisi dan KPK

 Tak Pernah Diajak Musyawarah PKS Sebut Gerindra Kebelet Umumkan Calon Pendamping Anies Baswedan

 Gegara Ini, Hotman Paris Sindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Melaney Ricardo Ajak Bersabar

Menurut dia, setelah tatib dibuat, DPRD akan membentuk panitia pemilihan (panlih) Cawagub secara simultan.

Panitia pemilihan ini akan bertugas memverifikasi segala persyaratan Cawagub DKI Jakarta sebelum dilakukan pemilihan.

“Ya insyaallah dalam hitungan waktu sekitar pertengahan Februari 2020, DKI akan punya wagub, dan dia (Ahmad Riza Patria) akan jadi wagub,” tuturnya.

Dua partai pengusung, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra, masing-masing mengajukan satu nama kandidat Cawagub DKI.

PKS mengajukan Nurmansjah Lubis mantan anggota DPRD DKI dua periode, sedangkan Gerindra mengajukan Ahmad Riza Patria anggota DPR periode 2019-2024.

(*)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Mengaku Tak Berambisi, Ahmad Riza Patria Janji Tidak Ada Matahari Kembar Jika Dipilih Jadi Wagub DKI, https://wartakota.tribunnews.com/2020/02/01/mengaku-tak-berambisi-ahmad-riza-patria-janji-tidak-ada-matahari-kembar-jika-dipilih-jadi-wagub-dki.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved