Pilkada Samarinda
Perjuangan Bakal Calon Jalur Perseorangan Pilkada Samarinda, Pernah Diusir Hingga Dimintai Uang
Perjuangan bakal calon Jalur Perseorangan Pilkada Samarinda, pernah diusir warga hingga dimintai uang.
"Waduh, kadang-kadang ada yang bilang begini, aku mau kasih KTP tapi berapa mau kasih uang. Dikira ini sudah mau pencoblosan, padahal baru untuk syarat dukungan," kata dia.
Untuk kendala, Siti mengakui warga banyak curiga ketiga dirinya bersama tim datang untuk meminta dukungan.
Sehingga harus terus diyakinkan dengan penjelasan visi dan misi, serta program unggulan.
"Masyarakat sudah pintar banget, sehingga kita harus menjelaskan. Bagi kami ini adalah jihad, ingin mewujudkan Samarinda sebagai penyangga IKN," jelasnya.
Baik Parawansa Assoniwora ataupun Siti, kedua tim tersebut mengaku memiliki kendala terkait data.
Jika Parawansa Assoniwora mengaku timnya kesulitan menyamakan data yang diupload ke sistem informasi pencalonan (SILON), Siti menilai sulitnya mencocokkan input data fisik ke lokasi yang sama.
"Kendalanya ya itu saat menginput data, bisa salah masukan data ke lokasi yang mirip-mirip penyebutannya," kata Siti.
Baca Juga
Maju Jalur Perseorangan, Luhat Juan dan Yoseph Nyangun Alui Antar 2.477 Dukungan ke KPU Mahulu
Batal Tarung Lewat Jalur Perseorangan, KPU Kaltara Beber Anang-Ismit Sempat Unggah 22 Ribu Dukungan
Eks Bupati Bulungan Anang Dachlan Batal Bertarung Pilgub Kaltara di Jalur Perseorangan Alasannya Ini
Sebagai informasi, KPU Samarinda membuka masa penyerahan surat dukungan calon perseorangan sejak 19 hingga 23 Februari kemarin.
Saat ini, KPU Samarinda disaksikan oleh perwakilan Bawaslu, dan perwakilan tim bakal pasangan calon melakukan proses tahap verifikasi surat dukungan.
Yang telah diserahkan tiga bakal calon pemilihan Walikota Samarinda dan Wakil Walikota Samarinda Jalur Perseorangan.
Yakni, Zairin Zain dan Sarwono, Parawansa Assoniwora dan Markus T Allo, serta Siti Qomariah dan Ansarullah. (Tribunkaltim.co/Sapri Maulana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/suasana-penyerahan-berkas-jalur-perseorangan-di-kpu-samarinda.jpg)