Sabtu, 25 April 2026

Pilkada Samarinda

Perjuangan Bakal Calon Jalur Perseorangan Pilkada Samarinda, Pernah Diusir Hingga Dimintai Uang

Perjuangan bakal calon Jalur Perseorangan Pilkada Samarinda, pernah diusir warga hingga dimintai uang.

Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.CO/Sapri Maulana
Suasana penyerahan berkas jalur perseorangan di KPU Samarinda, beberapa hari lalu. 

Parawansa Assoniwora mulai bergerak mengumpulkan surat dukungan sejak 1 Juli 2019 hingga 8 Januari 2020.

Sedikitnya ada tiga dari 221 titik lokasi yang ia kunjungi mendapatkan perlakuan tidak baik.

Bahkan, saat pertemuan dengan warga, Parawansa Assoniwora menceritakan ada yang datang mempertanyakan banyak hal dengan nada tinggi.

Baginya, situasi tersebut merupakan resiko. Parawansa Assoniwora menganggap, warga yang marah dengannya belum mengetahui tujuan dirinya bersama tim.

"Tetapi Alhamdulillah, setelah kita melakukan komunikasi, diskusi langsung, justru kemudian orang-orang yang seperti itu (berbuat kasar), justru menjadi penggerak dalam tim kami," ungkapnya.

Saat diusut, Parawansa Assoniwora menemukan fenomena nyaris seragam. Di mana, menurutnya warga mengaku kecewa dengan sejumlah politisi saat pemilihan legislatif dan kepala daerah sebelumnya.

Warga curiga, saat Parawansa Assoniwora datang, juga akan melakukan hal yang sama.

"Awalnya dianggap bakal punya kelakuan yang sama. Kemudian kami menjelaskan ke mereka, secara detail, apa visi dan misi kami bawa," ucap Parawansa Assoniwora.

Kemudian ia berhasil mengumpulkan surat dukungan sebanyak 51.714 yang diantarkan ke KPU Samarinda beberapa waktu lalu.

Kunci dari metode politik, oleh timnya yang disebut Samarinda Berani adalah komunikasi langsung.

Baca Juga

Bawaslu Samarinda Temukan Hampir Syarat Dukungan Bakal Calon Jalur Perseorangan Pakai KTP SIAK

Perjuangan Sholehuddin Siregar Maju Jalur Perseorangan di Pilkada Balikpapan, Pernah Ditolak di RT

"Dari 221 titik, hanya ada dua titik yang saya tidak terjun langsung," kata Parawansa Assoniwora.

Tim Samarinda Berani, kata Parawansa Assoniwora, tidak satupun orang yang digaji. Mereka bergerak atas apa yang mereka harapkan dan inginkan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved