Breaking News:

Warga Sambaliung Serahkan Owa yang Dipeliharanya Selama 10 Tahun Kepada BKSDA Berau

Warga Sambaliung Serahkan Owa yang Dipeliharanya Selama 10 Tahun Kepada BKSDA Berau

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Rahmad Taufiq
TribunKaltim.Co/Ikbal Nurkarim
Warga Sambaliung Serahkan Owa yang Dipeliharanya Selama 10 Tahun Kepada BKSDA Berau, Rabu (11/3/2020) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim wilayah kerja Berau mengevakuasi satwa dilindungi, yakni owa dari peliharaan warga.

Hewan owa tersebut dipelihara warga di Jl Mangkubumi, Kelurahan Sambaliung, Kecamatan Sambaliung, Berau, Rabu (11/3/2020).

Bersama tim Centre Of Orangutan Protection (COP), owa yang warga pelihara selama 10 tahun itu enggan masuk di kandang yang telah disiapkan.

Beragam cara dilakukan tim untuk memindahkan owa ke kandang evakuasi, namun hewan primata itu agresif dan menyerang petugas.

Usai Dievakuasi BKSDA Berau Burung Ranggong Bakal Dilepas ke Habitat Aslinya

Beruntung sang pemilik menyerahkan owa peliharaannya kepada tim BKSDA bersama kandangnya.

Sang pemilik satwa dilindungi itu mengaku memelihara owa sejak 10 tahun lalu dan ia memberi makan pisang atau sayuran.

Hewan owa itu ia dapatkan dari hutan karena suami sang pemilik dulu bekerja di hutan.

"Sudah 10 tahun saya pelihara. Waktu itu masih kecil pertama kali saya pelihara kami beri minum susu hingga besar saat ini," kata pemilik yang enggan disebut namanya.

"Owa ini suami saya yang dapat di hutan, karena terpisah dari induknya, karena kasian dibawalah ini untuk dipelihara," tuturnya.

Mengaku Sayang, Pemelihara Burung Rangkong di Berau Enggan Serahkan ke Petugas BKSDA

Owa, jenis satwa dilindungi.
Owa, jenis satwa dilindungi. (TribunKaltim.Co/Ikbal Nurkarim)

Iapun nampak sedih saat owa peliharaannya dievakuasi oleh tim BKSDA untuk dilepas ke habitat aslinya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved