Digerebek Polisi, Puluhan Joki Balap Liar di Balikpapan Kocar-kacir Masuk Hutan, 42 Motor Diangkut

Satlantas Polresta Balikpapan kembali menggerebek markas yang dijadikan sebagai lokasi aksi kebut-kebutan atau balap liar.

TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Sambil tertunduk malu, Para joki balap liar mendorong motor mereka setelah terjaring razia yang digelar Satlantas Polresta Balikpapan pada Minggu (4/5/2020) malam. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Satlantas Polresta Balikpapan kembali menggerebek markas yang dijadikan sebagai lokasi aksi kebut-kebutan atau balap liar di kawasan KM 15 Jl. Soekarno Hatta Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu (3/5/2020) sore.

Kawasan jalan raya yang sepi itu diketahui kerap kali dijadikan sebagi arena tancap gas oleh para remaja dan muda-mudi.

Penggerebekan polisi yang dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polresta Balikpapan Kompol Irawan Setyono itu membuat para joki balap liar panik.

Mereka para pelaku balap liar berupaya melarikan diri setelah mengetahui petugas polisi sudah mengepung.

BACA JUGA:

 BREAKING NEWS 34 Petugas Medis di Puskesmas Long Ikis Paser Positif Corona dari Hasil Rapid Test

 TERBARU Kontak Erat Pasien Positif Corona yang Meninggal di Bulungan Kaltara, Negatif Covid-19

 Asosiasi Puskesmas Kalimantan Timur Sempat Khawatir, Petugas Medis Tumbang karena Keganasan Corona

Mereka kocar-kacir lari sambil menggondol sepeda motornya, masuk bersembunyi di dalam hutan melewati perkebunan warga sekitar.

Namun sial bagi mereka, petugas Kepolisian yang sudah terlatih itu tetap saja berhasil mengendus tempat persembunyian mereka dan langsung dilakukan penangkapan beserta sepeda motor mereka.

Dalam aksi dadakan itu, sebanyak 42 unit sepeda motor yang dijadikan aksi balap liar diangkut polisi menggunakan dua unit mobil truk, kemudian dibawa ke Mako Polresta Balikpapapan.

Menurut Kasatlantas Polresta Balikpapan Kompol Irawan Setyono para pelaku balap liar yang diamankan tersebut rata-rata masih berstatus pelajar SMP dan masih anak di bawah umur.

"Rata-rata mereka pelajar SMP, anak di bawah umur, kita lakukan pendataan dicatatan polisi, selanjutnya kita panggil orang tuanya," katanya diselah kegiatan pengangkutan puluhan sepeda motor balap liar di Mapolresta Balikpapan, Minggu (3/5/2020) malam.

Halaman
12
Penulis: Zainul
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved