65 Kg Sabu Dimusnahkan
Situasi Pandemi Covid-19 Dimanfaatkan Bandit Narkoba, Kapolda Kaltim Perintahkan Tindak Tegas
Situasi pandemi covid-19 yang sedang melanda dihampir seluruh wilayah saat ini justru dimanfaatkan oleh para bandit narkoba
Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Situasi pandemi covid-19 yang sedang melanda dihampir seluruh wilayah saat ini justru dimanfaatkan oleh para bandit narkoba untuk melancarkan aksi tindak pidana transaksi dan peredaran gelap Narkotika.
Sasaran utamanya dalam peredaran narkoba tersebut adalah wilayah Kalimantan Timur sebab wilayah Kalimantan Timur sendiri merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti negara Malaysia.
Sehingga akses masuk narkoba tersebut selalu melalui wilayah Malaysia kemudian diselundupkan di wilayah Kalimantan Timur melalui Kota Tarakan.
Hal itu juga disadari oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol muktiono. Namun demikian, para anak buah Irjen Pol Muktiono tak ingin kecolongan dalam melakukan aksi pemberantasan terhadap peredaran gelap narkotika.
Baca Juga: Kementerian Agama Terbitkan Panduan Layanan Menikah di Situasi New Normal Covid-19
Baca Juga: Cara Atasi Trauma Hilangkan Rasa Sedih ala Psikolog, Berangkat dari Curhatan Wanita Gagal Menikah
para Bandit narkoba kelas kakap selalu kedapatan tertangkap tangan saat hendak melakukan penyelundupan narkoba di wilayah Kalimantan Timur.
Hal itu terbukti belum lama ini, jajaran Polda Kaltim dari Ditresnarkoba Polda Kaltim berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu senilai 65 kg.
"Memang betul situasi pandemi covid 19 Saat ini dimanfaatkan oleh para bandar narkoba untuk mengedarkan narkoba. Namun kita punya langkah-langkah dan strategi khusus. Saya perintahkan seluruh personil saya agar menindak tegas dan tidak ada ampun bagi mereka penjahat narkotika," tegasnya usai kegiatan pemusnahan barang bukti 65 kg sabu-sabu di Mapolda Kaltim, Jumat (19/6/2020).
Pihaknya juga akan menggandeng seluruh stakeholder terkait termasuk aparat TNI dalam menyelamatkan jiwa masyarakat di Kalimantan Timur khususnya dan Indonesia pada umumnya dari ancaman kasus penyalahgunaan narkoba.
Baca Juga: Pemkab PPU Menagih Warung yang Menunggak Bayar Sewa Lahan Pemerintah Penajam Paser Utara
Baca Juga: Layanan Administrasi Kependudukan Dikeluhkan, Disdukcapil Kaltara Minta Nomor Kontak Ditambah
"Tentunya kita selalu bersama jajaran TNI dalam memerangi narkoba ini karena kita tidak bisa melakukan ini dengan sendiri saja melainkan harus melibatkan instansi terkait termasuk juga masyarakat," pungkasnya.
Sementara itu wilayah perbatasan RI dan Malaysia seperti di wilayah Tarakan dan Nunukan, pihaknya akan bekerjasama dengan Polda Kalimantan Utara untuk mempercepat akses masuk dari perbatasan menuju wilayah Indonesia.
Barang sabu dari Malaysia