Web PPDB Online di Balikpapan Sulit Diakses di Hari Pertama Pendaftaran, Orangtua Datangi Sekolah

elaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMP Negeri di Kota Balikpapan, mengalami kendala di hari pertama

TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Suasana PPDB Online yang terkendala masalah web sehingga oara orangtua berdatangan ke sekolah. 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN-Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMP Negeri di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur mengalami kendala di hari pertama, Senin (22/6/20).

Pasalnya, banyak calon siswa yang tak bisa mengakses laman website untuk melakukan pendaftaran.

Kejadian tersebut terjadi di beberapa sekolah, termasuk di SMPN 1 Balikpapan.

Meski bukan hal asing dalam sistem pendaftaran online, namun kondisi itu turut membuat para orang tua siswa gelisah.

Sehingga, tak jarang orang tua siswa berdatangan langsung ke sekolah demi mendapat solusi yang tepat.

Baca Juga

PPDB di Kabupaten Kutai Timur Dimulai 29 Juni, Berikut Jalur-jalur Penerimannya

Cek Kesiapan PPDB, Bupati Muharram Minta Dinas Pendidikan Berau Lakukan Pembenahan

PPDB Mulai Dibuka 22 Juni, Ini Link PPDB Online Balikpapan dan Lihat Zona dan Syaratnya

Seperti yang dilakukan Mulyani (41), salah satu orangtua dari calon siswa SMP N 1 ini.

Ia langsung mendatangi sekolah favorit itu untuk melakukan kosultasi.

"Dari pagi sudah dibuka, tapi ini webnya sulit dibuka untuk upload berkas. Padahal sudah diisi semua. Jelas khawatir, anak saya belum bisa mendaftar dari pagi," katanya, Senin (22/6/20).

Sementara hal serupa juga dirasakan Ririn (45), warga Klandasan Ulu, Balikpapan Kota.

Ia pun mengaku tak bisa mendaftarkan anaknya sejak pagi karena laman web tak bisa diakses.

"Belum bisa terbuka ini, katanya servernya memang lagi gangguan," ceritanya.

Namun begitu, ia pun mengaku bingung atas sistem pendaftaran online ini. Sebab, semua berkas yang diperlukan untuk melakukan pendaftaran harus diupload.

"Bingung ini. Kalau dulu kan langsung datang aja, dan masuk. Sekarang lewat handphone lagi. Itu ribet. Makanya datang langsung aja ke sekolah, sekalian mau lihat-liat dulu," ungkapnya.

Terpisah, kepala SMPN 1 Balikpapan Arintoko juga tak menapik jika di hari pertama proses pemerimaan siswa baru banyak keluhan dari orang tua siswa.

Keluhan pun berdatangan dikarenakan sebagian besar dari mereka mengeluhkan web pendaftaran yang tak bisa diakses.

Namun hal ini masih dimakluminya, sebab pada uji coba di hari pertama, web yang langsung banyak diakses orang itu pun pasti akan mengalami kendala.

Meski demikian, lanjutnya, ada sebagian yang sudah berhasil melakukan pendaftaran, sehingga hanya sebagian orang tua siswa saja yang datang ke sekolahnya.

"Sebagian yang zonasi itu sudah berhasil. Kemudian yang prestasi sama perpindahan belum bisa. kita siapkan kuota 320 untuk 10 kelas," pungkasnya. (*)

Baca Juga

PPDB SMAN 2 Batu Engau Paser Kombinasi Offline & Online, Akses Jalan Menuju Sekolah Nyaris Putus

Satu Kali Mendaftar Bisa Memilih 4 SMK Berbeda, PPDB SMA/SMK Secara Online di Paser Dimulai 22 Juni

Juknis PPDB Telah Terbit, Pendaftaran PAUD SD dan SMP di Kabupaten Paser Dimulai 29 Juni

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved