Tim Gabungan Hentikan Pencarian Nelayan Asal Penajam yang Hilang Setelah 7 Hari tak Bawa Hasil

Pencarian seorang nelayan yang diduga hilang di Laut Tanjung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tidak juga membuahkan hasil hingg

HO/TRIBUNKALTIM.CO
Hari ke tujuh merupakan hari terakhir pencarian nelayan yang diduga hilang di laut Tanjung, Kecamatan Penajam. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM- Pencarian seorang nelayan yang diduga hilang di Laut Tanjung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tidak juga membuahkan hasil hingga hari ketujuh atau Sabtu (1/8/2020).

Tim gabungan memutuskan untuk tidak melanjutkan proses pencarian korban atas nama Musakar (65).

Danramil 0913-01/Penajam Kapten Inf Imam S mengatakan, pada hari ke tujuh pencarian kali ini merupakan hari terakhir dilakukannya pencarian atas Musakar oleh tim gabungan yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Pos TNI-AL PPU, Basarnas Balikpapan, Satpol Airud Polres PPU.

"Kalau sesuai aturan memang hari ketujuh kita hentikan untuk secara menyeluruh dari TNI-POLRI, Basarnas, BPBD, Satpol Airud Polres PPU dan seluruh instansi terkait dalam pencarian ini," kata Imam.

Ia mengungkapkan telah melakukan pencarian secara maksimal dari hari pertama pencarian Musakar pada hari Minggu (26/7/2020) pekan lalu.

"Kita memang sudah maksimal siang malam kita kerahkan segala daya dan upaya dalam proses pencarian mulai hari pertama kita mendapatkan informasi langsung direspons oleh BPBD tentunya, menginformasikan kepada TNI-POLRI dan instansi terkait kita langsung terjun ke lapangan," ujarnya.

Baca juga: Hendak Pergi ke Kebun, Pria Ini Diterkam Buaya, Anak dan Istri Langsung Histeri Melihat Kejadiannya

Baca juga: Objek Wisata Labuan Cermin Dibuka, Wakil Bupati Berau Ingatkan Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Ditempat yang sama, Kepala Bidang Kedaruratan dan Peralatan BPBD PPU, Nurlaila, mengungkapkan bahwa kendala-kendala yang dihadapi oleh tim gabungan pada saat pencarian Musakar adalah tak lain ombak yang sangat besar.

"Kendala kita selama pencarian itu ombak besar selama 3 hari kemarin, Selasa, Rabu dan Kamis ombaknya sangat besar sampai 2 meter," ucap Nurlaila.

Halaman
12
Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved