Breaking News:

Kejagung Bocorkan Seorang Perantara Suap Jaksa Pinangki dan Djoko Tjandra Diduga Meninggal

Kejagung bocorkan seorang perantara suap Jaksa Pinangki dan Djoko Tjandra diduga meninggal dunia, ini yang dilakukan.

Kolase TribunKaltim.co / Tribunnews dan istimewa
Kejagung Bocorkan Seorang Perantara Suap Jaksa Pinangki dan Djoko Tjandra Diduga Meninggal 

TRIBUNKALTIM.CO - Kejagung bocorkan seorang perantara suap Jaksa Pinangki dan Djoko Tjandra diduga meninggal dunia, ini yang dilakukan.

Kasus suap Jaksa Pinangki dan Djoko Tjandra mulai memasuki babak baru setelah Kejaksaan Agung resmi menetapkan pengusaha Andi Irfan Jaya sebagai tersangka, Rabu (2/9/2020).

Kini kasus suap Jaksa Pinangki dan Djoko Tjandra berkembang, hingga Kejagung menemukan adanya seorang perantara suap Pinangki Sirna Malasari dan Djoko Tjandra.

Komisi Kejaksaan Curiga Ada Kejanggalan di Kasus Djoko Tjandra, Beber Kewenangan Pinangki Terbatas

Keyakinan Boyamin, Djoko Tjandra Tak Mudah Percaya Pinangki, Curiga Pimpinan Kejagung Ada Main

Bocoran Baru MAKI, Bongkar Sosok Lain Layak Tersangka di Kasus Djoko Tjandra Terkait Jaksa Pinangki

Namun beredar kabar seorang perantara suap tersebut diduga meninggal dunia.

Terkait kabar tersebut, Kejagung tak tinggal diam

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus), Ali Mukartono menegaskan pihaknya masih tengah menyelidiki lebih lanjut terkait kabar tersebut.

"Ini baru saya selidiki, karena ada indikasi yang bersangkutan meninggal. Baru saya pastikan bener meninggal enggak," kata Ali di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Kamis (3/9/2020).

Sayangnya, Ali enggan menjelaskan identitas seorang perantara suap Jaksa Pinangki Sirna Malasari dan Djoko Tjandra yang diduga telah meninggal dunia.

Hal yang pasti, imbuh Ali, seseorang tersebut bukan oknum yang berasal dari pihak Kejaksaan.

"Ini ada satu orang yang jadi penghubung ini.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved