Virus Corona di Kaltim
Disdik Bolehkan Belajar Tatap Muka dengan Syarat, DPRD Kaltim Ingatkan Mending Daring Saja Dulu
Pandemi Corona atau covid-19 membuat semua lini terdampak. Bahkan di dunia pendidikan Kalimantan Timur juga terdampak akibat pandemi Corona ini
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pandemi Corona atau covid-19 membuat semua lini terdampak. Bahkan di dunia pendidikan Kalimantan Timur juga terdampak akibat pandemi Corona ini.
Sehingga semua sekolah melarang untuk melakukan pembelajaran tatap muka.
Hanya saja Disdik Kaltim memperbolehkan sekolah tatap muka dengan persyaratan tertentu.
Sekolah wajib mematuhi protokol kesehatan dan menyiapkan persiapan protokol kesehatan di wilayah sekolah.
Selain itu pihak orangtua wajib memberikan izin untuk melakukan tatap muka. Jika tidak maka pembelajaran online tetap berlangsung.
• UPDATE Virus Corona di Penajam Paser Utara, 2 Terkonfirmasi Positif Covid-19 dari Waru dan Nenang
• UPDATE Virus Corona di Kalimantan Utara, 2 Tenaga Kesehatan di Bulungan Dinyatakan Sembuh
"Itu hanya zona kuning dan hijau saja. Zona merah seperti Balikpapan dan Samarinda tidak boleh," ucap Kadisdik Kaltim Anwar Sanusi kepada TribunKaltim.co pada Selasa (9/9/2020).
Hal tersebut kemudian direspon oleh Komisi IV DPRD Kaltim. Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Fitri Maisyaroh mengatakan, sebaiknya sekolah tidak boleh melakukan sekolah tatap muka.
Ini dikarenakan masih tingginya angka kasus covid-19 di Kalimantan Timur. Meskipun zona tersebut masih berada di zona kuning, ia tetap melarang diadakannya pembelajaran tatap muka.
"Pak Menteri sudah warning, mending daring saja dulu meskipun ada orangtua memperbolehkan namun harus ada masukan dari Ikatan Dokter anak Indonesia. Jangan sampai anak-anak jadi bahan percobaan," ucapnya.
Kata dia, yang ditakutkan adalah jumlah penambahan kasus covid-19 yang akan semakin tinggi di Kalimantan Timur jika sekolah membuka pembelajaran tatap muka.
Untuk itu ia meminta pemerintah untuk memberikan pertimbangan kembali untuk membuka pembelajaran tatap muka kembali.
"Meskipun ada opsi dibolehkan. Tapi warga Kaltim yang paham siapa yang ambil risiko. Orang dewasa saja kesusahan pasien kita membludak karena covid-19 ini sudah kewalahan," ucapnya.
Perkembangan Kasus Corona di Kalimantan Timur
Perkembangan data virus Corona di Indonesia pada Selasa 8 September 2020, Ada Kalimantan Timur telah mencapai 86 kasus baru.
Berdasarkan laporan data pada akun Twitter @BNPB_Indonesia, Selasa (8/9/2020) sore, tercatat ada 3.046 kasus baru.
Sehingga total kasus virus Corona di Indonesia menjadi 200.035 orang. Untuk jumlah pasien yang sembuh bertambah sebanyak 2.306 orang.
Total pasien sembuh yakni 142.958 orang. Sedangkan 8.230 pasien positif virus Corona dilaporkan meninggal dunia.
Baca Juga: Pembatasan Aktivitas Jam Malam Lantaran Pandemi Covid-19, Begini Tanggapan PHRI Samarinda
Baca Juga: Bangun Ibu Kota Negara, Penajam Paser Utara Strategis, Jadi Bahan Penelitian Universitas Pertahanan
Baca Juga: Kapal Ferry yang Tenggelam di Kutai Timur Ditarik Pemilik Kapal, Satu ABK Masih dalam Pencarian
Jumlah tersebut bertambah 100 dari pengumuman di hari sebelumnya.
Penyebaran virus Corona di Indonesia ini tersebar dalam 34 provinsi di Indonesia.
Per hari ini, DKI Jakarta mencatat kasus baru terbanyak dengan jumlah penambahan 1.014, sehingga total ada 48.393 kasus.
Penambahan kasus terbanyak kedua hari ini ada di Jawa Timur.
Di mana ada 401 kasus baru, dengan total ada 36.342 kasus terkonfirmasi positif.
Sedangkan enam wilayah lain yang mencatat penambahan 100 lebih kasus di antaranya, Bali, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Riau.
Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Berau, Pasien Covid-19 Kembali Bertambah 8, Didominasi Klaster Pertanahan
Baca Juga: Bangun Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur Ditunda, Garap Masterplan dan Infrastruktur Dasar Saja
Baca Juga: Percobaan Vaksin Covid-19 Sinovac, Diklaim Aman Digunakan oleh Kalangan Lansia
Baca Juga: 16 Kasus Baru Covid-19 di Yogyakarta, Berasal dari Klaster Warung Solo Sudah Meluas
Sementara itu, wilayah dengan jumlah pasien sembuh harian paling banyak per hari ini adalah DKI Jakarta dengan penambahan 929 kasus sembuh, disusul Jawa Timur dengan 342 pasien sembuh.
Berikut data sebaran virus Corona di berbagai daerah di Indonesia per Selasa (8/9/2020) berdasarkan laporan data dari akun Twitter @BNPB_Indonesia:
1. DKI Jakarta
Kasus Baru: 1.014 orang
Sembuh: 36.383 orang
Meninggal Dunia: 1.317 orang
Terkonfirmasi: 48.393 orang
2. Jawa Timur
Kasus Baru: 401 orang
Sembuh: 28.731 orang
Meninggal Dunia: 2.608 orang
Terkonfirmasi: 36.342 orang
3. Jawa Tengah
Kasus Baru: 237 orang
Sembuh: 10.329 orang
Meninggal Dunia: 1.096 orang
Terkonfirmasi: 15.852 orang
4. Sulawesi Selatan
Kasus Baru: 51 orang
Sembuh: 9.846 orang
Meninggal Dunia: 373 orang
Terkonfirmasi: 12.746 orang
5. Jawa Barat
Kasus Baru: 336 orang
Sembuh: 6.718 orang
Meninggal Dunia: 283 orang
Terkonfirmasi: 13.045 orang
6. Kalimantan Selatan
Kasus Baru: 66 orang
Sembuh: 6.889 orang
Meninggal Dunia: 373 orang
Terkonfirmasi: 8.903 orang
7. Sumatera Utara
Kasus Baru: 107 orang
Sembuh: 4.733 orang
Meninggal Dunia: 342 orang
Terkonfirmasi: 7.832 orang
8. Bali
Kasus Baru: 164 orang
Sembuh: 5.225 orang
Meninggal Dunia: 128 orang
Terkonfirmasi: 6.549 orang
9. Kalimantan Timur
Kasus Baru: 86 orang
Sembuh: 3.018 orang
Meninggal Dunia: 225 orang
Terkonfirmasi: 5.277 orang
10. Sumatera Selatan
Kasus Baru: 41 orang
Sembuh: 3.440 orang
Meninggal Dunia: 283 orang
Terkonfirmasi: 4.786 orang
11. Papua
Kasus baru: 14 orang
Sembuh: 3.310 orang
Meninggal Dunia: 50 orang
Terkonfirmasi: 4.162 orang
12. Sulawesi Utara
Kasus Baru: 21 orang
Sembuh: 3.030 orang
Meninggal Dunia: 160 orang
Terkonfirmasi: 4.024 orang
13. Banten
Kasus Baru: 59 orang
Sembuh: 2.295 orang
Meninggal Dunia: 117 orang
Terkonfirmasi: 3.323 orang
14. Nusa Tenggara Barat
Kasus Baru: 20 orang
Sembuh: 2.211 orang
Meninggal Dunia: 171 orang
Terkonfirmasi: 2.875 orang
15. Sumatera Barat
Kasus Baru: 115 orang
Sembuh: 1.560 orang
Meninggal Dunia: 61 orang
Terkonfirmasi: 2.910 orang
16. Kalimantan Tengah
Kasus Baru: - orang
Sembuh: 2.193 orang
Meninggal Dunia: 113 orang
Terkonfirmasi: 2.807 orang
17. Riau
Kasus Baru: 113 orang
Sembuh: 1.344 orang
Meninggal Dunia: 52 orang
Terkonfirmasi: 2.831 orang
18. Gorontalo
Kasus baru: 24 orang
Sembuh: 1.916 orang
Meninggal Dunia: 61 orang
Terkonfirmasi: 2.225 orang
19. Maluku
Kasus baru: 42 orang
Sembuh: 1.364 orang
Meninggal Dunia: 36 orang
Terkonfirmasi: 2.206 orang
20. Aceh
Kasus Baru: 12 orang
Sembuh: 494 orang
Meninggal Dunia: 83 orang
Terkonfirmasi: 2.054 orang
21. Maluku Utara
Kasus Baru: 4 orang
Sembuh: 1.579 orang
Meninggal Dunia: 68 orang
Terkonfirmasi: 1.900 orang
22. Sulawesi Tenggara
Kasus baru: 11 orang
Sembuh: 1.195 orang
Meninggal Dunia: 38 orang
Terkonfirmasi: 1.717 orang
23. DI Yogyakarta
Kasus Baru: 24 orang
Sembuh: 1.216 orang
Meninggal Dunia: 47 orang
Terkonfirmasi: 1.595 orang
24. Kepulauan Riau
Kasus Baru: 24 orang
Sembuh: 654 orang
Meninggal Dunia: 45 orang
Terkonfirmasi: 1.259 orang
25. Papua Barat
Kasus Baru: 1 orang
Sembuh: 633 orang
Meninggal Dunia: 17 orang
Terkonfirmasi: 941 orang
26. Kalimantan Barat
Kasus Baru: 7 orang
Sembuh: 619 orang
Meninggal Dunia: 6 orang
Terkonfirmasi: 711 orang
27. Lampung
Kasus baru: 11 orang
Sembuh: 351 orang
Meninggal Dunia: 21 orang
Terkonfirmasi: 466 orang
28. Kalimantan Utara
Kasus baru: 7 orang
Sembuh: 367 orang
Meninggal Dunia: 2 orang
Terkonfirmasi: 455 orang
29. Sulawesi Barat
Kasus Baru: 16 orang
Sembuh: 306 orang
Meninggal Dunia: 7 orang
Terkonfirmasi: 435 orang
30. Bengkulu
Kasus Baru: 3 orang
Sembuh: 197 orang
Meninggal Dunia: 26 orang
Terkonfirmasi: 394 orang
31. Jambi
Kasus Baru: - orang
Sembuh: 181 orang
Meninggal Dunia: 5 orang
Terkonfirmasi: 304 orang
32. Sulawesi Tengah
Kasus Baru: 5 orang
Sembuh: 226 orang
Meninggal Dunia: 11 orang
Terkonfirmasi: 257 orang
33. Kepulauan Bangka Belitung
Kasus Baru: 7 orang
Sembuh: 235 orang
Meninggal Dunia: 2 orang
Terkonfirmasi: 250 orang
34. Nusa Tenggara Timur
Kasus baru: 3 orang
Sembuh: 170 orang
Meninggal Dunia: 2 orang
Terkonfirmasi: 209 orang
Data kasus Corona di Indonesia, Selasa (8/9/2020). (Twitter @BNPB_Indonesia)
Kesimpulan data pasien virus Corona (Covid-19) di Indonesia per Selasa (8/9/2020):
Jumlah Kasus:
Senin, 7 September 2020: 196.989 kasus
Selasa, 8 September 2020: 3.046 kasus
Total : 200.035 kasus
Jumlah Pasien Sembuh:
Senin, 7 September 2020: 140.652 kasus
Selasa, 8 September 2020: 2.306 kasus
Total : 142.958 kasus
Jumlah Pasien Meninggal Dunia:
Senin, 7 September 2020: 8.130 kasus
Selasa, 8 September 2020: 100 kasus
Total : 8.230 kasus
(TribunTernate.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/daring-haii-fitr.jpg)