Sejak Subuh, Berta Guru Honor di Samarinda Susuri Jalan Sejauh 5 Km Selama 11 Tahun, Ini Imbalannya
Pagi-pagi benar saat arah jarum jam menunjukkan pukul 03.30 Wita. Seorang guru honorer di Kota Samarinda Kalimantan Timur, Berta Bua’dera sudah bangu
Jaraknya sekitar lima kilometer.
Berlokasi di pinggiran Samarinda bersebelahan dengan Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kertanegara.
Kawasan ini sebagian besar masih hutan.
“Tiap hari saya begini, jalan kaki lima kilo menuju sekolah bawa bekal,” ungkap Berta kepada Kompas.com saat ditemui di sekolah, Rabu (29/10/2020) sore.
Baca juga: Kabar Gembira untuk Jutaan Guru Honor, Ada BLT dari Pemerintah, Menaker Berikan Sisa BSU ke Menkeu
Baca juga: NEWS VIDEO 1,8 Juta Guru Honorer Bakal Dapat Bantuan, Skemanya Mirip Subsidi Gaji
Sore itu, Kompas.com menemani Berta menyusuri jalan setapak yang sudah ia lalui selama 11 tahun sejak menjadi guru honor.
Kami menaiki bukit dan menuruni lembah untuk sampai ke rumahnya.
Menurut Berta, jalan setapak ini terbentuk karena dilalui orang-orang saat berkebun.
Kendaraan tak bisa lewat. Dari sekolah, kami ke arah utara memasuki kawasan hutan.
Kembali di hadapkan dengan medan cukup sulit.
Tak jauh dari sekolah terdapat beberapa rumah kayu namun berjarak.
Rumah-rumah ini milik petani yang mengurusi kebun kemiri.
Setelah melewati kebun, kami memasuki kawasan tanpa hutan.
Kiri kanan jalan hanya terlihat rerumputan dan pepohonan.