Jumat, 12 Juni 2026

Pilkada Kutim

Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada Kutim di Sangatta, Terapkan Protokol Kesehatan

Simulasi pemungutan dan penghitungan suara dengan protokol kesehatan serta penggunaan Sirekap di tingkat TPS.

Tayang:
Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DINI ANGGITA
Simulasi pemungutan dan penghitungan suara dengan protokol kesehatan serta penggunaan Sirekap di tingkat TPS pada pemilihan serentak lanjutan tahun 2020 dilaksanakan pada Sabtu (21/11/2020) di TPS 01 halaman Kantor Camat Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. TRIBUNKALTIM.CO/DINI ANGGITA 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Simulasi pemungutan dan penghitungan suara dengan protokol kesehatan serta penggunaan Sirekap di tingkat TPS pada pemilihan serentak lanjutan tahun 2020 dilaksanakan pada Sabtu (21/11/2020) di TPS 01 halaman Kantor Camat Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.

Semua yang ikut serta dalam simulasi ini harus tetap mengikuti protokol kesehatan seperti memakai masker dan membersihkan tangan dengan handsinitizer.

Pada pemungutan suara dan penghitungan suara nanti semua kegiatan dilakukan sama seperti yang disimulasikan hari ini.

"Simulasi ini diharapkan dapat mempermudah proses pemungutan suara nanti, karena simulasi ini sama seperti 9 Desember mendatang," tutur Jamiatul Farida, S.IP, S.H.I selaku Ketua KPU Timur.

Baca Juga: Jelang Pilkada Bontang 2020, Disdukcapil Gencar Serukan Perekaman KTP Elektronik

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Jalan Poros Samarinda Bontang, 2 Motor Adu Banteng dengan Truk, Nyawa Melayang

Acara yang dilaksanakan mulai pukul 07.00 Wita ini berlangsung dengan lancar.

Warga sekitar diajak mengikuti simulasi ini.

Simulasi dilakukan dengan beberapa tahap. Hal yang paling membedakan pemungutan suara tahun ini dengan sebelumnya. Pertama, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan.

Kedua mengukur suhu yang harus di bawah 37,8. Ketiga, menggunakan sarung tangan yang disediakan.

Selain itu tinta yang biasanya dicelupkan pada jari, karena adanya pandemi tinta diteteskan pada jari ketika telah melepas sarung tangan.

Baca Juga: Ekspansi ke Negaranya Presiden Rodrigo Duterte, Alfamart Buka Gerai ke-1000, Serap 8 Ribu Pekerja

Baca Juga: Ada Jasad Wanita di Kamar Kosan Samarinda, Polisi Menduga Dibunuh Suaminya, Kini Diproses Autopsi

"Protokol kesehatan harus dilakukan seperti memakai masker, mencuci tangan, ketika melakukan pemungutan suara," ujar Ulfi.

Semua pencoblos juga diingatkan nantinya untuk selalu menjaga jarak.

Baca Juga: Dini Hari, Jasad Pria yang Menghilang di Sungai Mahakam Ditemukan, 100 Meter dari Lokasi Kejadian

Baca Juga: Kronologi Pria Hilang di Sungai Mahakam Samarinda karena Diduga Didorong Orang tak Dikenal

Baca Juga: BREAKING NEWS Ada Pria Menghilang di Perairan Sungai Mahakam Samarinda, Saksi Mengaku Didorong

"Pada 9 Desember nanti kita semua melakukan pemungutan suara dengan hal yang berbeda dengan adaptasi baru karena pandemi covid-19 ini," ucap Ulfi.

"Protokol kesehatan harus dilakukan seperti memakai masker, mencuci tangan, ketika melakukan pemungutan suara," ujar Ulfi.

Pencegahan covid-19

Sementara itu dikutip dari kemkes.go.id  berikut cara pencegahan covid-19 pada level individu dan masyarakat:

Pencegahan Level Individu

Terdapat beberapa prinsip yang perlu diikuti untuk membantu mencegah COVID-19, yaitu menjaga kebersihan diri/personal dan rumah dengan cara:

a. Mencuci tangan lebih sering dengan sabun dan air setidaknya 20 detik atau menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol (hand sanitizer), serta mandi atau mencuci muka jika memungkinkan, sesampainya rumah atau di tempat bekerja, setelah membersihkan kotoran hidung, batuk atau bersin dan ketika makan atau mengantarkan makanan.

b. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dicuci.

c. Jangan berjabat tangan.

d. Hindari interaksi fisik dekat dengan orang yang memiliki gejala sakit.

e. Tutupi mulut saat batuk dan bersin dengan lengan atas bagian dalam atau dengan tisu lalu langsung buang tisu ke tempat sampah dan segera cuci tangan.

f. Segera mengganti baju/mandi sesampainya di rumah setelah berpergian.

g. Bersihkan dan berikan desinfektan secara berkala pada benda-benda yang sering disentuh dan pada permukaan rumah dan perabot (meja, kursi, dan lainlain), gagang pintu, dan lain-lain.

Pencegahan Level Masyarakat

a. Dilarang berdekatan atau kontak fisik dengan orang mengatur jarak minimal 1 meter, tidak bersalaman, tidak berpelukan dan berciuman.

b. Hindari penggunaan transportasi publik (seperti kereta, bus, dan angkot) yang tidak perlu, sebisa mungkin hindari jam sibuk ketika berpergian.

c.Bekerja dari rumah (Work From Home), jika memungkinkan dan kantor memberlakukan ini.

d.Dilarang berkumpul massal di kerumunan dan fasilitas umum.

e. Hindari bepergian ke luar kota/luar negeri termasuk ke tempat-tempat wisata.

f. Hindari berkumpul teman dan keluarga, termasuk berkunjung/bersilaturahmi tatap muka dan menunda kegiatan bersama. Hubungi mereka dengan telepon, internet, dan media sosial.

g. Gunakan telepon atau layanan online untuk menghubungi dokter atau fasilitas
lainnya.

h. Jika anda sakit, Dilarang mengunjungi orang tua/lanjut usia. Jika anda tinggal satu rumah dengan mereka, maka hindari interaksi langsung dengan mereka.

i. Untuk sementara waktu, anak sebaiknya bermain sendiri di rumah.

j. Untuk sementara waktu, dapat melaksanakan ibadah di rumah.

10 Cara Pencegahan Virus Corona

1. Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem kekebalan tubuh meningkat.

2. Mencuci tangan dengan benar secara teratur menggunakan air dan sabun atau hand-rub berbasis alkohol.

3. Saat batuk dan bersin, tutup hidung dan mulut Anda menggunakan tisu atau lengan atas bagian dalam (bukan dengan telapak tangan).

Baca Juga: Pembatasan Aktivitas Jam Malam Lantaran Pandemi covid-19, Begini Tanggapan PHRI Samarinda

Baca Juga: Bangun Ibu Kota Negara, Penajam Paser Utara Strategis, Jadi Bahan Penelitian Universitas Pertahanan

Baca Juga: Kapal Ferry yang Tenggelam di Kutai Timur Ditarik Pemilik Kapal, Satu ABK Masih dalam Pencarian

4. Hindari kontak dengan orang lain atau bepergian ke tempat umum.

5. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut (segitiga wajah).

6. Gunakan masker secara benar hingga menutupi mulut dan hidung ketika Anda sakit atau berada di tempat umum.

Pemakaman pasien laki-laki (BPN 2060), berusia 57 tahun, meninggal dunia pada 07 September 2020 jam 12.09 di RS Siloam dimakamkan di TPU KM 15.
Pemakaman pasien laki-laki (BPN 2060), berusia 57 tahun, meninggal dunia pada 07 September 2020 jam 12.09 di RS Siloam dimakamkan di TPU KM 15. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO)

7. Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah secara benar, lalu cucilah tangan Anda.

8. Mununda perjalanan ke daerah atau negara di mana virus ini ditemukan.

 UPDATE Virus Corona di Indonesia Sabtu 5 September 2020, Ada Kalimantan Timur Capai 4,815 Kasus

 Embarkasi Haji Balikpapan Disetujui Jadi RS Darurat, Tinggal Tunggu Droping Peralatan dari Pemprov

 Pendiri Kawal covid-19 Beberkan Positivity Rate Corona Indonesia Mengkhawatirkan

9. Hindari berpergian ke luar rumah saat Anda merasa kurang sehat.

10. Selalu pantau perkembangan penyakit covid-19 dari sumber resmi dan akurat.

(TribunKaltim.co/Dini)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved