Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Embarkasi Haji Balikpapan Disetujui Jadi RS Darurat, Tinggal Tunggu Droping Peralatan dari Pemprov

Embarkasi Haji Balikpapan nampaknya tengah dipersiapkan menjadi Rumah Sakit Darurat atau RSD Covid-19. Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty

Tribunkaltim.co, Purnomo Susanto
ILUSTRASI – Jamaah haji Malinau melambaikan tangan kepada para kerabat yang mengantar di lantai dua  Bandara Kol RA Bessing, sebelum lepas landas menuju embarkasi haji Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Embarkasi Haji Balikpapan nampaknya tengah dipersiapkan menjadi Rumah Sakit Darurat atau RSD Covid-19.

Kepala DKK Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakaan, ini telah disetujui oleh Pemerintah Provinsi.

Prosesnya saat ini, Pemkot Balikpapan tengah menunggu pengadaan peralatan untuk memenuhi kebutuhan di asrama tersebut. "Soal kapannya kita masih tunggu dari Pemerintah Provinsi alatnya kapan didroping ke Embarkasi," ujarnya.

Wanita yang akrab disapa Dio ini menjelaskan penggunaan Embarkasi Haji Balikpapan menjadi RSD Covid-19 hanya untuk penanganan bergejala sedang.

Selain itu, misalnya pada pasien bergejala berat, pihaknya harus tetap menempatkan pasien tersebut di rumah sakit rujukan.

Baca juga; Jam Malam Mulai Berlaku, Dandim 0905 Balikpapan Ajak Seluruh Warga Terapkan 3M

Baca juga; Restoran dan Rumah Makan Mulai Terapkan Pemberlakuan Jam Malam di Balikpapan

Pasalnya, untuk kategori kasus berat, ia harus mengubah desain ruangan dikarenakan terdapat beberapa peralatan yang akan ditempatkan.

"Misalnya mau pasang electrrical itu susah. Ini tidak mungkin kami mengubah desain dari ruangan di Embarkasi Haji Balikpapan," jelasnya.

Sehingga yang bisa dilakukan pihaknya dalam perawatan di Embarkasi Haji ialah menggunakan alat kesehatan yang portable. "Jadi kita tidak perlu mengubah ruangan," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini Emvarkasi Haji Balikpapan masih digunakan sebagai tempat pasien yang melakukan isolasi mandiri.

Pun kebanyakan pasien yang menghuni Embarkasi Haji Balikpapan merupakan tenaga medis terkonfirmasi positif berstatus Orang Tanpa Gejala ( OTG).

"Tenaga medis yang terpapar sudah 170-an, kebanyakan memang melakukan isolasi mandiri di Embarkasi Haji karena mereka perlu recovery," imbuhnya.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved